Serangan-serangan - Juni-Juli 628M
Dari Faithfreedompedia
Teror 53 : Penyerangan Kedua Atas Kaum di Wadi al-Qura oleh Muhamad — Juni, 628M
Hadis Sunaan Abu Daud: Book 14, Number 2632 Setelah Muhammad selesai dengan urusan perampokan di Khaybar, dalam perjalanan pulang ke Medinah, tahu2 tanpa peringatan apapun, dia melakukan penyerangan terhadap masyarakat Yahudi yang tinggal di Wadi al-Qura. Daerah ini merupakan tempat tinggal kaum Yahudi. Dia tiba di Wadi al-Qura sore hari dan mengepung daerah kaum Yahudi. Sa’d b. Ubada, pemimpin Muslim 'mengajak' kaum Yahudi memeluk Islam, tapi usahanya sia2 belaka. Karenanya tentara Muslim menyerang kaum Yahudi. Kaum Yahudi hanya mampu bertahan selama dua hari sebelum akhirnya menyerah dengan persyaratan yang sama dengan kaum Yahudi di Khaybar dan Fadak. 11 orang Yahudi dibunuh dalam penyerangan ini. Sejumlah besar barang jarahan dirampas pihak Muslim.
Seorang kawan Muhammad menghadiahinya seorang budak anak laki berkulit hitam (Midam). Ketika kaum Muslim sedang berhenti dari perjalanannya, sebuah anak panah melesat menusuk budak itu dan membunuhnya. Kaum Muslim memuji kematiannya sebagai hadiah (bagi anak itu) ke surga, tapi Muhammad menyangkalnya dengan mengatakan anak laki itu telah mencuri sebuah jubah dari barang2 jarahan di Khaybar dan kematiannya adalah hukumannya. Mendengar perkataannya, seorang Jihadi maju ke muka dan mengaku bahwa dia juga telah mencuri dua buah sandal dari barang jarahan Khaybar. Muhammadpun menjanjikan dia hukuman neraka. (Hebat sekali jalan pikiran nabi jadi2an ini. Kalau merampok barang kaum Yahudi, hadiahnya surga; tapi mencuri hasil rampokan dari kaum Yahudi, hadiahnya adalah neraka). Setelah kaum Yahudi Wadi al-Qura menyerah, Muhammad mewujudkan kekuasaannya atas seluruh suku2 Yahudi di sekitar Medinah.
Ketika berada di Wadi al-Qura, Muhammad dan pengikutnya tertidur dan terlambat melakukan sembahyang subuh tepat waktu. Dia melakukan pencucian diri dan lalu sembahyang dan orang2pun melakukan hal yang sama. Muhammad mengatakan kepada pengikutnya bahwa jika seseorang lupa sembahyang tepat waktu, dia dapat melakukan sembahyang yang sama kalau dia ingat akan Allah. Tentara Muslim tinggal di Wadi al-Qura selama 4 hari sebelum kembali ke Medinah.
Teror 54 : Penyerangan Pertama Atas B. Hawazin di Turbah oleh Umar b. al-Khattab — Juli, 628M
Setelah kembali ke Medinah dari Wadi al-Qura, Muhammad mengirim Umar b. al-Khattab bersama 30 tentara untuk menyerang cabang suku B. Hawazin di Turbah, yang jaraknya adalah 4 malam naik kuda dari Medinah. Turbah terletak di jalan menuju Sana dan Najjran, daerah masyarakat Kristen. Tentara Umar bergerak di malam hari dan menyembunyikan diri di siang hari. Pada saat tentara Muslim tiba di Turbah, masyarakat B. Hawazin telah mendengar penyerangan tentara Muslim dan mereka melarikan diri. Umar kembali ke Medinah tanpa pertempuran dan tanpa barang jarahan. Usaha penyerangan ini dianggap usaha perampokan yang gagal.
231 Masterminds of Terror, p.143; Ramzi Binalshibh was an Al-Qaeda planner of 9/11
Teror 55 : Penyerangan atas B. Kilab di Nejd oleh Abu Bakr—Juli, 628M
Laporan detail atas penyerangan ini tidak ada, walaupun tertulis bahwa Abu Bakr memimpin pasukan menyerang Bani Kilab di Nejd. Banyak masyarakat B. Kilab yand dibunuh dan dijadikan tawanan.
Teror 54 : Penyerangan Pertama Atas B. Hawazin di Turbah oleh Umar b. al-Khattab — Juli, 628M
Setelah kembali ke Medinah dari Wadi al-Qura, Muhammad mengirim Umar b. al-Khattab bersama 30 tentara untuk menyerang cabang suku B. Hawazin di Turbah, yang jaraknya adalah 4 malam naik kuda dari Medina. Turbah terletak di jalan menuju Sana dan Najjran, daerah masyarakat Kristen. Tentara Umar bergerak di malam hari dan menyembunyikan diri di siang hari. Pada saat tentara Muslim tiba di Turbah, masyarakat B. Hawazin telah mendengar penyerangan tentara Muslim dan mereka melarikan diri. Umar kembali ke Medina tanpa pertempuran dan tanpa barang jarahan. Usaha penyerangan ini dianggap usaha perampokan yang gagal. 231 Masterminds of Terror, p.143; Ramzi Binalshibh was an Al-Qaeda planner of 9/11
Teror 55 : Penyerangan atas B. Kilab di Nejd oleh Abu Bakr—Juli, 628M
Laporang detail atas penyerangan ini tidak ada, walaupun tertulis bahwa Abu Bakr memimpin pasukan menyerang Bani Kilab di Nejd. Banyak masyarakat B. Kilab yand dibunuh dan dijadikan tawanan. Sebuah Hadis Sunan Abu Daud kemungkinan berhubungan dengan penyerangan yang dipimpin Abu Bakr dan isinya menerangkan dengan jelas kebengisan pembunuhan yang dilakukan tentara2 Muslim.
Hadis Sunaan Abu Dawud: Book 14, Number 2632:
Dikisahkan oleh Salamah ibn al-Akwa':
Rasul Allah menunjuk Abu Bakr menjadi pemimpin kami dan kami bertarung melawan beberapa orang pagan, dan kami menyerang mereka di malam hari, membunuh mereka. Teriakan perang malam hari kami waktu itu adalah, “bunuh, bunuh.” Salamah berkata, “Di malam itu aku bunuh kaum pagan di tujuh rumah.”
Teror 56 : Penyerangan Pertama Atas B. Murrah di Fadak oleh Bashir Ibn Sa’d — Juli, 628M
30 tentara Muslim dipimpin Bashir ibn Sa’d menyerang B. Mura di sekitar daerah Fadak. Kaum Bedouin ini sedang berada di gurun pasir ketika tentara Muslim menyerang perumahan mereka. Bashir mencuri unta2 dan ternak mereka. Ketika kaum Bedouin kembali ke rumah mereka, mereka mengejar para perampok Muslim, saling melepas anak panah dan berhasil merampas kembali binatang2 piaraan mereka. Para tentara Bashir dibunuh. Dia sendiri terluka pergelangan kakinya dan kembali ke Medinah.
Bookmark halaman ini dengan:
Delicious
Digg
Stumbleupon
Reddit
Newsvine
Facebook
Google
Yahoo
Technorati

