Download
Download Faithfreedompedia versi offline (17.7MB):

Faithfreedompedia.zip
Link Utama
FFI | Portal | Forum

Pengajaran tentang Doa

Dari Faithfreedompedia
Langsung ke: navigasi, cari

Bagian 3
Warisan Yesus dan Muhammad Dalam Perkataan dan Perbuatan

Bab 15
Pengajaran tentang Doa

Dari buku: Buku: Yesus dan Muhammad


Adalah menakjubkan bahwa satu kata –doa- dapat memiliki dua arti yang jauh berbeda. Yesus dan Muhammad SAW mengajarkan berdoa untuk pengikutnya, tetapi metode dan tujuan doa mereka sama sekali berbeda.

Dalam bab ini saya akan menjelaskan tentang kehidupan doa Muslim yang saya lakukan selama tigapuluh tahunan. Jika anda adalah Muslim, tentu saja anda sudah memahami apa yang saya bicarakan, tetapi jika anda tidak pernah mempraktekan Islam, banyak informasi ini merupakan hal baru bagi anda, sehingga saya akan menulis cukup rinci demi kebaikan anda. Setelah tmemapar ajaran Muhammad tentang doa, saya akan mengambarkan pengajaran Yesus kepada murid-muridnya bagaimana cara berdoa dan bagaimana pelajaran yang telah berdampak pada saya pertama kalinya saya membacanya.


Daftar isi

MODEL DOA

Saya baru saja mulai membuat langkah pertama saya ke masjid saat saya masih anak-anak. Saat saya berusia enam, tujuh tahun, saya harus sholat di masjid lima kali sehari. Tumbuh di keluarga taat beragama di Mesir ini adalah bagian dari gaya hidup kami. Saya masih hidup kenangan anak-anak ketika dibangunkan pagi sekali untuk doa pertama sekitar 3:30 di musim dingin di waktu pagi, doa jenuh hidup saya.

Pada usia delapan belas, setelah lulus SMA di AlAzhar, saya memenuhi syarat untuk memimpin doa, paman saya memberi saya sesekali kesempatan untuk memimpin doa di masjid.

Setelah lulus dari Universitas Al-Azhar, saya masuk wajib militer dan memimpin doa di masjid di markas kami.

Setelah saya menyelesaikan pendidikan paska sarjana, saya diberi kepercayaan memimpin masjid kecil, dan memimpin doa pertama, keempat dan kelima.

Untuk setiap hari hidup saya, dari anak-anak sampai saya dimasukan ke dalam penjara oleh polisi Mesir- saya sholat lima kali sehari. Singkatnya, saya telah melantunkan banyak doa-doa Muslim.

Dalam Islam, doa wajib lima kali sehari adalah tertulis dalam kitab suci, terdiri dari doa-doa dan gerakan fisik, setiap unit doa disebut rakaat [RA-kuh-ah]. Mari saya beritahu anda model dari satu rakaat.

WUDHU

Bayangkan anda di izin untuk tinggal di kampus Al-Azhar, ketika mendengar panggilan untuk doa ketiga pada sekitar pukul tiga sore. Anda akan mengalami hal-hal berikut: semua kegiatan akan berhenti, semua orang yang menjadi najis (karena menggunakan kamar mandi, yang menyentuh seorang perempuan atau anjing, dll.) harus membersihkan diri sebelum berdoa, semua orang perlu melaksanakan upacara pencucian, pergi ke kamar mandi akademik atau kamar mandi besar yang terletak pada bagian belakang masjid universitas.

Sebelum seseorang membersihkan, ia mengucapkan kata-kata berikut: "Saya menghadapkan wajah saya pada pencipta sejati dan saya mulai mencuci" Kemudian ia mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. cuci tangan: pertama kanan, kemudian kiri. Untuk mencuci

tiga kali setiap tangan, tetapi hanya sampai pergelangan tangan;

  1. Ia membilasan mulutnya dengan air tiga kali, kemudian dengan menggunakan jari tangan kanan ia mengosok gigi-tiga kali.
  2. mencuci hidung tiga kali.
  3. mencuci muka tiga kali mulai dari dahi di bawah rambut, kemudian di sekitar telinga dan akhirnya di bawah dagu.
  4. mencuci tangan tiga kali, dari siku ke pergelangan tangan, tangan kanan terlebih dahulu;
  5. mencuci rambut sekali, mengumpulkan air di telapak tangan dan menyapukannya ke rambut,
  6. mencuci telinga dengan jari basah; untuk melakukannya,

harus mengikuti arah dan gerakan tertentu;

  1. mencuci kaki hingga mata kaki, masing-masing tiga kali, kaki kanan dahulu.

Ini adalah pentahiran yang semua Muslim lakukan untuk dapat berdiri di hadapan Allah. Ini yang Muhammad lakukan, dan ia adalah teladan Muslim, jadi inilah yang harus Muslim lakukan.

SETENGAH BAGIAN PERTAMA DARI RAKAAT

Setelah pencucian, semua orang pergi ke mesjid universitas, yang terletak di tengah kampus, di mana mereka berbaris menghadap Mekkah (Arab Saudi). Terdapat delapan ratus hingga seribu orang di dalam masjid. Pemimpinan doa meletakkan ke dua tangannya di belakang telinga dan menyatakan: "Allah maha besar" dan semua menjawab: "Allah maha besar".

Kemudian, bersama-sama melipat tangan di perut, tangan kanan di atas, dan melantunkan membaca bab pertama dari Qur'an dalam bahasa Arab, tidak peduli bahasa apa yang Muslim itu biasa pakai, tetapi bagian ini harus dalam bahasa Arab.

Untuk jangka waktu tertentu pemimpin memberikan waktu untuk siapapun yang ingin membaca ayat-ayat lain dari Quran, semua orang dapat menentukan berapa banyak ayat-ayat Al Qur'an yang mereka lantuntan selama masih ada waktu.

Selanjutnya, pemimpin meletakkan kedua tangannya ke telinga dan bersuara nyaring: "Allah maha besar" dan semua, serentak membungkuk ke depan, meletakan kedua tangan pada lutut, dan menanggapi: "Allah maha besar"

Ini adalah bagian pertama dari rakaat; segera dilanjutkan bagian kedua.

SETENGAH BAGIAN KEDUA DARI RAKAAT

Pertama Muslim berlutut menyentuh lantai dengan lutut, kemudian kedua tangannya dan akhirnya dengan dahi menyentuh lantai, kemudian berkata tiga kali: "Aku memuji Tuhanku, yang Maha Kuasa." Mereka tetap dengan dahi ke tanah sampai pemimpin mengajak untuk duduk, kemudian duduk dengan bertumpu pada kaki kiri dan duduk di atasnya sambil menegakkan telapak kaki kanan. Muhammad menyilangkan mata kaki dengan cara ini, karena itu, Muslim harus melakukannya. Mereka ini ulangi urutan tiga kali.

Selama siklus ini, mereka memiliki kesempatan untuk mennyampaikan permintaan kepada Allah. Muhammad mengajarkan bahwa pada saat dahi menyentuh lantai, seseorang sangat dekat kepada Allah, ini adalah waktu untuk berdoa untuk keluarganya atau untuk orang lain. Saya ingat bahwa ketika saya banyak permintaan kepada Allah, saya berdoa secepat mungkin selagi dahi saya menyentuh lantai.

Untuk mengakhiri rakaat, Muslim yang duduk kembali di tumit dan membacakan Surah 2:255 (dikenal sebagai ayat dari kursi karena Muslim duduk ketika membacanya) dan kemudian berkata: "damai dari Allah besertamu. damai dan rahmat Allah bersamamu".

MENYELESAIKAN SHOLAT

Saya telah menjelaskan satu rakaat yang lengkap. Untuk doa ketiga, diperlukan empat rakaat setiap rakaat selalu sama, kecuali bagian di paruh pertama, ketika setiap orang memlih bacaan ayat-ayat Al Qur'an masing-masing.

Setelah salat wajib, banyak yang meninggalkan masjid untuk kembali untuk melanjutkan kegiatan di kampus. Namun, beberapa tetap tinggal dan terus berdoa untuk menunjukkan kesetiaan mereka kepada Allah.

Selama tiga puluh tahun saya melakukan doa ini, total 54750 kali. Banyak Muslim taat di dunia melaksanakan sholat ini sepanjang hidupnya. Jelas, ini memerlukan disiplin dan komitmen, tetapi apa yang memotivasi seorang Muslim untuk bertahan dalam doa?


PERINTAH MUHAMMAD MENGENAI DOA

Dalam Islam doa adalah kewajiban dan bukan pilihan. Muhammad mengajarkan lima salat sehari berasal dari Allah. Muhammad berkata pada suatu malam malaikat Gabriel, membawa ia bertemu Allah di surga (kemudian disebut "perjalanan malam"). Allah telah berkata kepada Muhammad bahwa masyarakat harus berdoa lima puluh kali per hari, Muhammad berkata ia bernegosiasi dengan Allah hingga permintaan tersebut diturunkan hingga lima kali per hari 1. Sejak itu, Muhammad memimpin Muslim untuk berdoa lima kali sehari .

lima waktu Ini didasarkan pada pada waktu matahari terbit, oleh karena itu bervariasi menurut musim2. Mereka adalah:


Muhammad mengatakan bahwa malaikat Jibril mengajarkan ia cara doa yang benar, sehingga para pengikutnya memperhatikan ia seksama dan mencatat setiap detail. Muhammad juga memberikan banyak pelajaran tentang cara untuk berdoa di berbagai keadaan, misalnya, ketika Anda memiliki air untuk mencuci, anda dapat menggunakan pasir atau debu (lihat Surah 4:43, 5:6). Dan apabila anda bepergian jauh dari masjid dan tidak dapat sholat pada waktunya maka dapat menggunakan sajadah. Jika anda berada ditengah jihad, anda dapat memodifikasi sholat sehingga anda tidak rentan di serang musuh saat sembahyang (Surah 4:101:103)

Muhammad sangat keras pada pengikutnya. Suatu kali Muhammad memulai doa malam, tetapi kehilangan banyak Muslim ketika ditanya di mana mereka beberapa orang, bahwa mereka masih di rumah. Muhammad SAW menjawab:

"Untuk Dia pemegang jiwa saya, saya telah mengumpulkan jenis kayu bakar, kemudian saya pergi untuk meminta seseorang untuk ucapkan azan untuk memulai doa, kemudian saya pergi meminta seseorang untuk memimpin doa, setelah saya yang akan menghilang dari belakang dan saya akan dibakar rumah orang yang belum berdoa (wajib berjamaah) 3.

Seperti anda yang pikirkan, Muslim bergumul untuk menghadiri doa pertama di pagi hari karena mereka masih ingin tidur. Salah satu hadist mengatakan:

"diberitahukan kepada Nabi seorang laki-laki yang tidur sampai pagi (setelah matahari terbit). Nabi berkata: "Ini adalah seorang laki-laki yang setan telah kencing di kedua telinganya (atau salah satu telinga) "4.

Muhammad mengajarkan bahwa jika seseorang menolak untuk melakukan salah satu dari lima doa wajib ia tidak lagi seorang Muslim. Ia menjelaskan: "Doa adalah perjanjian antara kami dan mereka, dan seseorang yang mengabaikan doa akan murtad"5.


TUJUAN SEORANG MUSLIM DOA

Apa yang Muslim harapkan dari doa?

  1. Pertama dan terutama, mereka ingin menghindari hukuman dari Allah karena tidak mematuhi perintah untuk berdoa lima kali sehari. Semua yang baik datang dari Allah, jadi jika Dia kecewa dengan Anda, Ia dapat mencabut hal-hal baik dari dalam hidup Anda, seperti mengambil kesehatan anda, merusak keuangan Anda atau mengutuk anda. Jika anda tidak melakukan sembahyang, Allah juga akan menghukum di Hari Penghakiman.
  2. Kedua, Muslim berharap dapat menyenangkan Allah sehingga menerima mereka pada Hari Kiamat dan menerima mereka di surga.

Muhammad percaya bahwa Allah memantau doa mereka secara seksama itu mengapa mereka sangat berhati-hati untuk mengikuti petunjuk tentang doa. Namun, sebelum hari Kiamat, mereka tidak akan dapat mengetahui apakah Allah senang dengan doa mereka (atau perbuatan baik lainnya) atau tidak.

DOA TAMBAHAN

Sejauh ini kita telah belajar secara terperinci apa yang menyangkut sholat wajib, yang Muhammad mewajibkan Muslim sembahyang lima kali sehari (Fard dalam bahasa Arab,). Muslim, juga dapat melakukan doa sukarelaTambahan (doa nephil). Ini dapat berupa rakaat tambahan yang di izin selama waktu tertentu dalam sehari 6

Adalah penting untuk dicatat bahwa semua doa-doa ini di baca dari teks tertulis, harus melakukan petunjuk secara spesifik. Anda tidak dapat melakukan sebuah rakaat hanya berada di mobil atau saat Anda duduk di pinggir sungai.

Doa-doa pribadi adalah perkara yang lain, doa pribadi adalah saat seseorang mengungkap keinginan atau permintaan pribadi kepada Allah dengan cara apapun yang ia inginkan. Islam tidak melarang doa pribadi, tetapi tidak dianjurkan atau terlalu membicarakanny.. Hanya Sufi, sekte kecil, yang fokus pada doa pribadi sebagai cara untuk berkomunikasi secara pribadi dengan Allah. Muslim secara umum tidak berharap bahwa Allah berkomunikasi dengan dia secara pribadi melalui doa.

Allah dalam Islam tidak berbicara langsung kepada manusia. adalah malaikat Jibril yang berbicara atas namaNya. Malaikat Jibril yang disebut Roh Kudus, tetapi tidak dianggap bagian dari Allah dan hanya dapat berada di satu tempat pada suatu waktu (lihat Surah 2:97, 98; 26:193, 16:102). Jadi bila seorang Muslim berdoa, ia tidak berharap bahwa Allah berkomunikasi dengan dia, dan tidak pula berharap jibril untuk datang dan berbicara.

Setiap tahun, pada malam terakhir Ramadan, adalah satu-satunya harapan seorang Muslim dapat mendengar sesuatu dari Allah. Muhammad mengajarkan pada malam itu Jibril Kunjungi seseorang yang saleh dan menunggunya (lihat Sura 97:4). Setiap tahun pada malam itu, saya dan umat Muslim lainnya tetap di masjid, sepanjang malam, dengan keinginan untuk dikunjungi oleh Jibril. Alkitab mengajar tentang Roh Kudus sangat berbeda. Alkitab mengatakan bahwa Roh Kudus adalah salah satu dari Tuhan Trinitas dan memiliki kemampuan untuk hadir di semua tempat pada saat yang bersamaan, ini berarti bahwa Tuhanmelalui Roh Kudus dapat berkomunikasi dengan banyak orang sekaligus.

Sekarang kita akan melihat doa diajarkan oleh Yesus

YESUS MENGAJAR PENGIKUTNYA CARA UNTUK BERDOA

Seperti yang saya ceritakan pada awal bab, pertama kali saya saya membaca Alkitab mulai dari Bab 5 Matius, tidaklah lama untuk tiba di Matius 6, di mana Yesus mengajarkan murid-muridNya untuk berdoa. Berulang-ulang saat saya membacanya saya melihat lebih jelas kontras antara Yesus dan Muhammad. Mari lihat petikan ini bersama:

Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. - Matius 6:5-6

Hal pertama yang saya perhatikan di ayat ini adalah ketika kata saat. Kata saat seperti topan di pikiran saya. Saya pikir: "Ini berarti bahwa terserah saya memutuskan kapan untuk berdoa. Saya dapat berdoa kapan saja! "

Kemudian saya menyadari ketika Yesus berbicara di mana tempat berdoa. Dia berkata: "Masukkan ke dalam kamar dan menutup pintu." Saya pikir: "saya tidak perlu ke masjid lagi? ".

Yesus mengatakan bahwa Tuhan akan membalas orang-orang yang berdoa sendiri saja daripada orang yang berdoa untuk mendapatkan perhatikan oleh orang. ini berlawanan dari apa yang diajarkan Muhammad, yang menginginkan Orang keluar dari rumah dan bersama ke masjid untuk berdoa. Dia mengatakan bahwa berdoa sendiri sesuatu yang inferior (lebih rendah).

Ibnu Umar melaporkan bahwa Rasul Allah berkata: "Doa berjamaah adalah senilai dua puluh tujuh kali lebih besar daripada berdoa sendiri" 7.

Yesus berkata:

Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. -Matius 6:7

Sholat saya di dalam Islam terdiri dari "banyak kata" Saya harus membacakan banyak kata-kata dan membuat gerak-gerik banyak kali setiap hari, setiap minggu, setiap tahun. Saya percaya bahwa Allah mewajibkan banyak kata untuk menyenangkanNya.

Jangan seperti mereka, karena Bapamu mengetahui hal yang Anda butuhkan, sebelum mereka meminta mereka untuk dia -Matius 6:8, lihat juga ayat-ayat 25-29

Yesus di sini mengatakan bahwa Tuhan tahu kebutuhan saya, dan perduli pada saya secara pribadi.

Kemudian Yesus memberikan contoh doa (lihat Matius 6:9-13). Saya harus berhenti di dua kata pertama:

Bapa kami ...

Saat Muslim saya tidak pernah berdoa seperti itu. Qur'an mengajarkan bahwa Allah tidak mempunyai anak. Saat waktu menjadi larut, saya menyimpulkan bahwa "Bapa kami" adalah dengan ekspresi yang indah. Saya pikir: "Jika Allah adalah ayah saya, Di mana saya anakNya, dan antara ayah dan anak tidak ada ancaman dan manipulasi. Bila Anda berbicara dengan ayah, Anda tidak perlu takut bertanya apakah Ia tersinggung dengan cara yang anda berdoa. " Kemudian saya terus membaca:

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Ini adalah jenis penyembahan yang akrab bagi saya. "biarlah namaMu di kuduskan' adalah frasa yang kami digunakan di dalam Islam, namun : "Kerajaan-Mu datang" adalah sebuah frasa baru untuk saya. Kemudian saya memahami bahwa Yesus mendirikan sebuah kerajaan rohani dan bukan politik.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya

Saat saya membaca kalimat ini saya membayangkan anak kecil duduk di depan ayahnya meminta makanan. Rakaat tidak memasukan apapun meminta Allah perduli pada saya. Saya di izinkan unruk meminta Allah menyediakan kebutuhan saya, tapi saya melakukan ini dengan kepala menyentuh lantai dalam ketertundukan.

dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami

Di sini saya mengalami suatu kendala. Saya heran mengapa Yesus mengatakan bahwa saya harus memaafkan orang lain agar Ia dapat mengampuni saya?. Saya khawatir kalimat ini membawa saya kembali ke hukum Islam, di mana saya harus melakukan sesuatu untuk mendapatkan nikmat Allah. Akhirnya saya mengerti Tuhan yang ingin kita mengampuni orang lain , karena Ia mengampuni lebih dulu (lihat Matius 18:21-35, cerita budak yang kejam).

dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat.

Alkitab memberikan gambaran saya bahwa godaan datang dari Setan dan Allah akan membantu saya untuk melawannya. Dalam ajaran Islam pencobaan dapat datang dari Setan, tetapi juga dapat dari Allah menggunakan setan untuk menyesatkan orang sehingga dapat mengisi neraka. Saya sangat kagum pada pemikiran bahwa Tuhan selalu bersedia untuk membebaskan orang dari cobaan, jika mereka meminta pertolongan.

Dengan demikian berakhirlah" Doa Bapa kami", sebagaimana tercantum dalam Matius, dan saya menjadi sangat tertarik membaca Alkitab, saya ketagihan, saya terus membaca Perjanjian Baru sepanjang malam. Setelah beberapa jam, saya tiba di Lukas 11, dimana juga mencantumkan "Doa Bapa kami". Lukas mencatat pengajaran Yesus tentang bagaimana Tuhan menjawab doa-doa kita:

Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan? Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya -Lukas 11:11-13

Sekali lagi saya melihat gambaran Tuhan sebagai ayah yang menjaga anakNya. Ini jauh berbeda dari sikap Allah, yang membuat pengikutNya menunggu hingga hari Kiamat apakah Ia menerima atau tidak doa mereka.

TELADAN YESUS DALAM BERDOA

Yesus memberikan murid-muridNya contoh doa, tetapi Ia juga melakukan doa dalam hidupNya. Saat saya membaca Perjanjian Baru, saya memperhatikan saat saat dimana tertulis Yesus berdoa:


Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.

Akan tetapi Ia mengundurkan diri ke tempat-tempat yang sunyi dan berdoa.

Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Tuhan.

Yesus sering berdoa sendirisaja, tetapi kadang-kadang Ia mengajak murid-muridNya (Lukas 9:28, 22:39). Namun, Yesus tidak ia tidak pernah meminta murid-muridnya untuk berdoa pada waktu atau cara tertentu, Ia tidak pernah mengatakan bahwa Allah akan menghukum mereka yang tidak berdoa.

TUJUAN DARI DOA KEPADA ALLAH BAPA

menurut apa yang saya baca dari Injil, Yesus menggunakan doa sebagai komunikasi dengan Tuhan dan bukan sebagai cara untuk menyenangkan Tuhan. Ia mengajar murid-muridNya untuk menyembah Allah dalam doa dan menyerahkan kepadaNya kebutuhan mereka.

Kita dapat melihat di Kisah Para Rasul dan melihat para murid mengikuti petunjuk ini. Kisah Para Rasul tidak mencatat orang Kristen mengulang Doa Bapa Kami secara harafiah. Tapi sebaliknya mencatat orang Kristen sering berdoa secara teratur dan berdoa minta pertolongan Tuhan pada masa kesusahan. Kisah 4 memberikan contoh doa yang bagus, dinaikkan saat orang Kristen mengalami ancaman dari pemimpin agama dan tua-tua.

berserulah mereka bersama-sama kepada Allah, katanya: "Ya Tuhan, Engkaulah yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya. Ulurkanlah tangan-Mu untuk menyembuhkan orang, dan adakanlah tanda-tanda dan mujizat-mujizat oleh nama Yesus, Hamba-Mu yang kudus." Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani. -Kisah Para Rasul 4:24, 30-31

PERBEDAAN MENDASAR

Perbedaan antara doa Yesus dan Muhammad SAW pada dasarnya adalah perbedaan pengenalan mereka akan Tuhan.

Muhammad menggambarkan sebagai Allah tuan dan orang sebagai hamba-hambaNya, sehingga doa adalah salah satu cara untuk memenangkan hati dari Tuan. jika doa tidak dilakukan dengan benar, Tuan akan menjadi marah. Itulah sebabnya Muslim soleh menghabiskan berjam- jam terhitung yang sama mengulangi kata-kata dan gerak-gerik yang sama, hari ke hari, berharap perkenanan Allah.

Yesus mengambarkan Tuhan sebagai Bapa dan manusia sebagai anakNya , sehingga doa merupakan salah satu cara untuk berkomunikasi dengan Dia yang mengasihi dan peduli pada Anda. Jika orang Kristen tidak berdoa, mereka tidak menggunakan kesempatan untuk berkomunikasi dengan Tuhan.


Kesimpulan

Sejauh ini, pada bagian ini, kita telah melihat warisan yang Yesus dan Muhammad telah tinggalkan:

Ada sebuah topik menarik bagi kepentingan manusia modern: bagaimana untuk memperlakukan perempuan. Di bab selanjutnya kita akan melihat secara seksama apa yang Yesus dan Muhammad ajarkan tentang perempuan dan bagaimana mereka bersikap dengannya.

Bab 16

Perlakukan terhadap Wanita

Akun
Ruang nama
Varian
Tindakan
Navigasi
faithfreedompedia
Peralatan