Download
Download Faithfreedompedia versi offline (17.7MB):

Faithfreedompedia.zip
Link Utama
FFI | Portal | Forum

Jihad vs Italia 830M

Dari Faithfreedompedia
Langsung ke: navigasi, cari

http://www.historyofjihad.org/italy.html

JIHAD VS ITALY

Pada pertengahan abad ke 7, setelah menggilas Afrika Utara, obyek jihad Arab Muslim berikutnya adalah pantai Mediteran Timur guna menyerang kerajaan Bizantin dari sebelah barat. Pada saat itu Arab, yg sudah megnuasai Afrika Utara dan Spanyol menganggap Sicilia langkah strategis bagi ekspansi emreka ke bagian utara Italia dan lalu memasuki Eropa. Th 830, Arab --yg ingin sekali meiliki kekuatan maritim-- mengirimkan armada ke Sicilia dan menaklukkan benteng Palermo di Sicilia yg tidak dijaga. Dgn Sicilia sbg markas, mereka mulai mengacaukan arus perdagangan di laut Mediterania, dan lebih penting laigi, berkali2 mencoba menginvasi Italia dari Sicilia.

Daftar isi

Pertempuran Palermo

Perlawanan Kristen segera dimulai utk merebut kembali pulau Sicilia. Kaum Frank mencoba merebut kembali pulau itu di abad 7 tapi gagal. Pd abad 11, perjuangan diteruskan oleh bangsa Norman. Mereka mengirimkan ekspedisi serangan pd thn 1068 dgn hanya 60 ksatria, tetapi dgn taktik shock mereka, mereka memukul keras pasukan pemimpin Arab, Ayub ibn Temim di Pertempuran Misilmeri (ketika itu oleh Arab disebut Menzil el Emir), diluar Palermo. Ini diikuti dgn serangan utama Norman thn 1071, ketika mereka menyerang dan mengalahkan Arab di Palermo. Nama benteng ini berasal dari kata Arab ‘Balarm.’ Palermo, ketika masih merupakan bagian dari emirat Arab selama 500 tahun digambarkan sbg "kota 300 mesjid”, yg tidak lagi tersis sekarang karena semuanya dirubah menjadi gereja.very few of which survive today, with most of them having been converted into Churches.

Pertempuran Palermo merupakan perjuangan Norman di Italia yg paling penting, karena mengembalikan Sicilia kembali kedalam orbit Eropa, yg akhirnya membentuk kehadiran Italia di pusat Mediteran. Bisakah anda bayangkan kalau Italia menjadi negara Arab ? Bayangkan ! Di Palermo, Arab dipimpin oleh Ayub ibn Temim dan pihak Norman oleh pemimpin muda dan energetic, Robert Guiscard de Hauteville dan adiknya, Roger de Hauteville.

Th 1072 Palermo memiliki penduduk 100.000. Pd pagi hari, tgl 5 Januari, kavalri Robert menyerang distrik al Kasr (perbukitan yg sekarang menjadi katedral Piazza Vittoria dan Istana Norman). Beberapa Ksatria Perang Salib menyerang di al Khalesa, kawasan administrative di pantai, yg didirikan mengelilingi benteng sang emir. Pertempuran sangat sengit tapi singkat kata, mereka menang.

Pejalaran dari Pertempuran Palermo

Sicilia dijajah Muslim selama 300 tahun : dari 812 - 1071. Seluruh penduduk dipaksa masuk Islam dan tidak ada satupun gereja, entah dihancurkan atau diganti jadi mesjid. Setelah pembebasan Sicilia oleh Norman, kota itu seketika berubah sejarahnya sampai tidak ada satu Muslimpun ataupun mesjid yg tertinggal di Sicilia, Malta maupun Sardinia dan pulau2 lain di Itali yg dibawah jajahan Muslim. Kaum Norman ini spt meng-exorsis-kan pengaruh Islam secara total dan mengembalikan pulau2 itu ke tangan Paus.

Pertempuran Lepanto

Walaupun Sicilia tidak pernah lagi diancam secara langsung, thn 1500 Jihad Islam kembali menghantui ketika tentara Turki Ottoman mulai bergerak masuk ke Mediteran. Dng jatuhnya Konstantinopel th 1453, nafsu menjajah Eropa tetap tersimpan di benak Muslim. Prospek ini tandas di Poitiers, Palermo dan oleh Reconquista di Spain. Ottoman kini bergerak menuju Malta yg sampai saat itu merupakan pulau benteng Kristen yg damai selama 4 abad setelah dibebaskan oleh kaum Norman th 1127. Sementara itu, Malta menjadi markas para ksatria Perang Salib, atau ‘the Knights of Malta’ dan memainkan peran penting sbg titik transit bagi Salibi/Crusaders ke Tanah Suci.

Thn 1547, 1551, 1565, Turki bertubi2 melancarkan serangan sampai mereka dikalahkan secara total dlm perang maritime di Lepanto pd th 1571. Turki memiliki kebijakan membumi-hanguskan daerah pedalaman Malta, mereka membiarkan kota2 benteng dan berfokus kpd pulau Gozo dan menjual seluruh penduduk Kristen disana kedalam perbudakan, anak2 dibesarkan sbg Muslim dan dijadikan tentara bunuh diri yg dikenal dgn nama ‘Janissaries’ (‘Jan’ = hidup dan ‘Nisar’ = menyerahkan). Tahun itu pula, Turki mengusir Crusader dari Tripoli. Inilah yg semakin membulatkan tekad para Knights utk memperbaiki benteng2 pertahanan pulau Malta.

Tgl 18 Mei, 1565, tentara Ottoman Turki dan sekutu2 mereka memiliki 48,000 tentara merkea yg terbaik. Mereka menghadapi 8,000 tentara : 540 Knights; 4,000 tentara Malta; dan sisanya tentara bayaran Spanyol dan Italia. Mereka mendarat tanpa perlawanan, dan tujuan mereka pertama adalah St.Elmo. Setelah perlawanan sengit selama 31 hari, benteng itu jatuh ke tangan Turki. Karena menghadapi kampanye pemboman sengit dari pihak Turki, dibelakang tembok2 yg runtuh itu, tentara Kristen tetap bertahan sampai datangnya bala bantuan 8,000 tentara dari. Tentara Turki patah semangat karena penyakit dan semakin berkurangnya suplai kebutuhan mereka shg tidak lagi dapat bertempur secara efektif. Akhirnya mereka mundur dan tidak pernah lagi mencoba menginvasi Bagian Mediteran tsb.

Tn 1571, Don John dari Austria memimpin armada ‘the Holy League’ (Liga negara2 Kristen), dan berpapasan dgn Ottoman Turki di perairan di mulut Teluk Patros. Don John memimpin 300 kapal. Paus sendiri yg melengkapi ke 12 ‘galley’, sebagian diberikan raja Spanyo, Filipus II.. Kontingen terbesar adalah dari Venesia.

Pasukan Turki dimpimin Ali Pasha dan diperkuat oleh pengkhianat dari Calabria, yg memeluk Islam. Namanya adalah Uluch Ali dan kini ia menjadi Bey Aljazair, sarang penyamun Muslim yg ditakuti kapal2 Kristen yg berdagang di Laut Mediteran. Don John berhenti di Lepanto; ia tahu disana Turki menunggunya dan malam tgl 6 Oktober, Ali Pasha menggerakkan armadanya menuju mulut Teluk Patras dan armada the Holy League.

PErang yg terjadi kemudian merupakan bentrokan laut yg paling sengit dlm sejarah perang maritim. Turki, yg tadinya membentuk formasi bulan sabit, segera dipecah menjadi 3 bagian. Pusatnya, dibawah Ali Pasha, mendorong kedepan dan pecahlah bunyi meriam Don John terhdp kapal2 Ali Pasha. Lebih dari 7 galley Turki segera hancur. Tapi Turki tetap menembak dng peluru dan panah terhdp kapal2 Kristen.

Ali Pasha mencoba mendekati sisi kapal2 Kristen agar dapat menaiki kapal mereka dan disinilah terletak kegigihan legendaris tentara infantri Spanyol abad 16 & 17 dgn tembakan maupun dgn pertarungan pedang. Don John lalu memberi perintah utk menaiki kapal Ali Pasha. Dlm pertempuran berdarah yg penuh dgn jeritan dan bau mesiu ini, tentara Spanyol menembus ke galley Turki 3 kali. 2 kali mereka dihantam mundur tetapi akhirnya mereka berhasil mengalahkan Turki dan Ali Pasha yg terluka DIPENGGAL DITEMPAT. Dgn mencontoh cara Turki, tentara Kristen menancapkan kepalanya keujung tombak agar orang Turki dapat melihatnya dan bendera Ottoman yg belum pernah kalah dalam perang diturunkan dari tiang. Muslim kemudian mengundurkan diri, merasakan pahitnya dendam tentara Kristented Spanyol.

Pelajaran Pertempuran Lepanto

Kristen mulai belajar dari kesalahan masa lalu. Jangan bernegosiasi dgn Muslim. Pilihannya adalah perang, lari atau mati. Kesalahan pertama yg dilakukan Rodrigo di Spanyol ketika menghadapi Muslim Jihad pertama thn 711 adalah, ia mencoba merundingkan keselamatannya, tapi ia kemudian dikhianati dan lehernya digergaji Sampai putus kepalanya dan diasungkan kpd tentara Spanyol di Pertempuran di sungai Guadalete. Kaum Kristen tidak pernah melupakan ataupun mengampuni pihak Muslim. Jadi, pengampunan juga tidak lagi dianggap sbg hal bijaksana kalau ini menyangkut perang antara salib dan bulan sabit.

Kristen juga memahami taktik licik Muslim dan memanfaatkan taktik yg sama ini terhdp musuh biadab mereka ini. Terlepas dari keberanian mereka, taktik yg mengunci kemenangan adalah tindakan PEMENGGALAN KEPALA LAWAN. Ini praktek2 nista, tidak beradab dan melawan ajaran Kristen, tapi Muslimlah yg memperkenalkannya ke Eropa dan Kristen, mau tidak mau, harus membalas musuh dgn taktik yg sama. (Hanya dgn cara itu, musuh mengerti.)

Akibat pertempuran ini juga, utk pertama kalinya selama beberapa abad, Turki tidak memiliki armada. INi juga memungkinkan kekuatan2 armada Eropa utk melebarkan sayapnya ke benua Amerikas, Australia, Afrika dan Asia.

Setelah Lepanto, Jihad terakhir dimulai lagi 100 tahun kemudian di Vienna th 1683, yg juga mengakhiri utk selama2nya upaya Turki utk menjajah Eropa. Kekuasaan Muslim oleh karena itu hanya terbatas pada kawasan Balkanm dimana akar2 Islam belum dicabut total saat tentara Kristen membebaskan kawasan itu antara thn 1850 - 1920. Liberalisme barat malas belajar dari sejarah shg efeknya terjadi di Mostar dan kota2 lain di Balkan yg menyaksikan pembantaian Muslim-Kristen. Liberalisme memang ideal tetapi tidak dapat diterapkan pada Muslim yg ajarannya memang haus darah.

Ini pelajaran yg diserap Serbia dan Kroasia pd th 1990an. Dimanapun Muslim datang, disitulah mereka cekcok dgn penduduk asli. Cekcok dan perselisihan menjadi cirri khasnya, bahkan kalau tidak ada non-Muslim, mereka cekcok antar sesama. Demikianlah warisan sifat perang Islam yg dihadiahkan kpd dunia modern.

Akun
Ruang nama
Varian
Tindakan
Navigasi
faithfreedompedia
Peralatan