. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Tunjukkanlah bukti2 bahwa agama Islam itu memang benar!!!!

Benturan dan bentrokan antara Islam dengan agama-agama dan peradaban lain di seluruh penjuru dunia.

Tunjukkanlah bukti2 bahwa agama Islam itu memang benar!!!!

Postby samaran » Tue Jan 01, 2008 6:59 am

Wahai para Muslim dimana pun kalian berada, saya masih sangat penasaran bagaimana sebuah agama yang bernama Islam itu layak disebut sebagai ajaran yang mengandung kebenaran. Dimanakah letak kebenarannya?

Jika di antara para Muslim mampu menyodorkan bukti-bukti konkrit bahwa Islam memang agama yang benar, maka buktikanlah.... (tantangan ini pun juga berlaku atas agama-agama lainnya)

Apa yang membuat Islam "lebih benar" ketimbang ajaran agama lain? Dilihat dari sisi / aspek manakah?

Jika Islam merupakan ajaran yang sempurna, lalu dimanakah letak kesempurnaannya?

Mengapa umat Islam cenderung bersikap bar-bar dalam menghadapi perbedaan? Apakah Allah SWT tidak pernah mengajarkan mereka cara yang terbaik dan beradab?

Mengapa negara mayoritas Muslim kebanyakan cenderung terbelakang dan rusuh? Mengapa sumber ilmu terlengkap (katanya sih) dari Qur'an bahkan tidak mampu membuat mereka cerdas, inovatif, dan sejahtera?

Apakah hukum jaman purbakala masih patut diimplementasikan pada jaman sekarang ini? (seperti rajam, penggal, potong tangan, cambuk, dll)

Jaman sekarang saja, vonis hakim tidak selalu benar, begitu pun dengan para saksi (yang kian banyak bersaksi palsu). Jaman dimana keadilan susah dicari; terlepas dari oknum2 penegak hukum yang cacat / korup, masyarakat yang kerap terlalu cepat menghakimi, stigma-stigma ngawur yang melekat di masyarakat, dll. Lalu, bagaimanakah jika vonis rajam tsb terlanjur dijatuhkan namun ternyata vonis tersebut keliru?

Apakah kalian tega dan sanggup merajam seseorang atas vonis yang semacam itu? Saya bahkan tidak tega untuk merajam hewan hingga mati, apalagi harus merajam manusia hingga mati. Sungguh sangat primitif dan sangat keji.

Apakah Tuhan begitu demikian bar-bar terhadap manusia?
Jika begitu adanya, maka saya tidak percaya dengan Tuhan semacam itu, bukan karena saya tidak percaya adanya Tuhan, namun melainkan karena saya tidak percaya Tuhan semacam itu bisa dipercaya dan/atau pantas untuk dipercayai.

Karena hukum rajam ada di dalam Torat-nya Musa, maka saya tidak percaya dengan Musa dan semua yang mengikuti / meneruskan ajaran Musa tersebut. Entah itu Yahudi kek, Kristen kek, Islam kek... selama mereka membenarkan Musa, persetan dengan janji omong kosong Tuhan mereka!!!!!

Jika para Muslim tidak mampu menjawab pertanyaan2 sederhana saya di atas, mengapa kalian masih tetap saja beriman dengan ajaran agama kalian tersebut? Tanya kenapa?

Mungkin sesekali patut dicoba; ambilah seekor monyet, ikat tangan dan kakinya, lalu tanam / kubur bagian tubuhnya dari pinggang ke bawah di dalam tanah, kemudian timpuklah monyet itu dengan batu. Hitunglah berapa lama waktu yang dibutuhkan monyet itu untuk mati secara mengenaskan. Setelah itu, ambil hikmahnya dan coba renungkanlah.

Mudah-mudahan dengan contoh tsb akan mampu membuka jalan pikiran kalian yang buntu itu. Apakah Tuhan kalian itu benar-benar Maha Pengasih dan lagi Maha Penyayang? Seperti yang selalu digaung-gaungkan dalam kalimat "Bismillahirrahmanirrahim" itu? Begitukah cara Tuhan dalam mengajarkan manusia bagaimana memutuskan suatu perkara yang mana para hakim dan algojo-nya hanyalah manusia biasa yang cenderung bersifat subyektif dan manipulatif?

Saya bersaksi:
Bahwa Musa, Yesus, dan pula Muhammad bukanlah utusan Tuhan!!!!
Mereka semua adalah bagian dari Iblis!!!!


Siapa yang mampu membantah bahwa mereka bukanlah bagian dari Iblis??? Maka, tunjukkanlah bukti-buktinya!!!
User avatar
samaran
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 47
Joined: Fri Dec 14, 2007 10:50 am
Location: Indonesia

Re: Tunjukkanlah bukti2 bahwa agama Islam itu memang benar!!

Postby DianAZ » Wed Jan 16, 2008 8:40 pm

samaran wrote:Wahai para Muslim dimana pun kalian berada, saya masih sangat penasaran bagaimana sebuah agama yang bernama Islam itu layak disebut sebagai ajaran yang mengandung kebenaran. Dimanakah letak kebenarannya?

Saya bersaksi:
Bahwa Musa, Yesus, dan pula Muhammad bukanlah utusan Tuhan!!!!
Mereka semua adalah bagian dari Iblis!!!!


Siapa yang mampu membantah bahwa mereka bukanlah bagian dari Iblis??? Maka, tunjukkanlah bukti-buktinya!!!


Saya salin ulang kususnya bagian "SAYA BERSAKSI", agar kamu ingat apa yang kamu tulis. :lol: :lol:

Sebelum saya jawab tantangan kamu, jawab ini.
Tunjukanlah bukti-bukti bahwa nabi Musa dan Tuhan Yesus bukan utusan TUHAN (huruf besar semua!) atau tunjukanlah bukti-bukti bahwa nabi Musa dan Tuhan Yesus adalah bagian dari Iblis seperti klaim kamu. :lol:


Saya akan tunjukan kepada kamu ratusan bukti bahwa Musa dan Yesus itu utusan TUHAN! :lol: :lol:

Tentang Muhammad, anda perlu bukti bahwa ia utusan Allah?

Here you are,
Muhammad dicekek-cekek oleh malaikat Jibril lalu secara ajaib kitab Kuran jatuh dari langit.
Muhammad 'mimpi' membelah bulan dan setelah ia terbangun dan melihat kelangit, secara ajaib bulannya utuh kembali
Muhammad bisa merubah air kencing unta jadi obat mujarab.
Muhammad bilang kepada kamu Samaran, kepala kamu akan terpotong jika berani bilang Muhammad bagian dari Iblis.

Btw, Muhammad bukanlah Iblis atau bagian dari Iblis!! Ia adalah manusia yang utuh (punya roh. jiwa dan tubuh) ia adalah ciptaan TUHAN dan bukan Iblis! Hati-hati dengan perkataan kamu. [-X [-X
DianAZ
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 388
Joined: Wed Mar 01, 2006 4:05 pm

Postby zeba0th » Thu Jan 17, 2008 1:58 am

Saya bersaksi:
Bahwa Musa, Yesus, dan pula Muhammad bukanlah utusan Tuhan!!!!
Mereka semua adalah bagian dari Iblis!!!!


Sejak kapan Musa dan Yesus satu sekolah sama si Bejat Muhammad?
jgn main campur aduk aja bro....!
User avatar
zeba0th
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1402
Joined: Sat Sep 24, 2005 3:57 am

Postby spongbob83 » Sat Mar 08, 2008 5:25 am

Coba ada mesin waktu.... kita akan ramai2 kembali ke masa MUSA, ISA(yesus), Muhammad...dsb... tapi apakah itu perlu....... sesuatu ada apa harus setelah dilihat..... renungkanlah....
spongbob83
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 41
Joined: Thu Mar 06, 2008 8:24 pm
Location: CenterMind

Postby Phoenix » Sat Mar 08, 2008 8:20 am

spongbob83 wrote:Coba ada mesin waktu.... kita akan ramai2 kembali ke masa MUSA, ISA(yesus), Muhammad...dsb... tapi apakah itu perlu....... sesuatu ada apa harus setelah dilihat..... renungkanlah....


Kalau ada mesin waktu gue tangkep si mamad, gue bawa die ke pengadilan dgn tuduhan: CHILD MOLLESTER, PAEDOPHILIA, TERORRIST, PENJARAH, WOMEN ABUSER!
Phoenix
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 11175
Joined: Mon Feb 27, 2006 5:33 am
Location: FFI

Postby Jeleme_Lengeh » Sun Apr 13, 2008 10:16 pm

Paling benar itu kan menurut kitabnya muslim. mereka menetapkan standar seenak jidatnya dalam menentukan agama yang benar dan agama yang salah. Lagian kitab yang isinya dangkal begitu dipercaya.
Jeleme_Lengeh
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 122
Joined: Fri Apr 04, 2008 10:24 pm

Re: Tunjukkanlah bukti2 bahwa agama Islam itu memang benar!!!!

Postby vanday » Thu Oct 08, 2009 8:10 am

SAYA INGIN BRTANYA APAKAH ANDA SEORANG YANG BERAGAMA ATAU ATHEIS?JIKA YA,TOLONG JAWAB APA AGAMA ANDA?KEMUDIAN MENGAPA ANDA MEMBUAT JUDUL"TUNJUKANLAH BUKTI2 AGAMA ISLAM ITU BENAR!"TETAPI DIDALAM ISINYA ANDA MEMBAWA AGAMA LAIN DNGAN MENGATAKAN ANDA TIDAK PERCAYA TERHADAP PENERUS AJARAN MUSA,BAIK ITU ISLAM,KRISTEN...DST',,,
JIKA ANDA BENAR2 ORANG YANG BENAR JELASKANLAH SEMUA PERTANYAAN DIATAS DENGAN SEJU2RNYA?..... =D>
vanday
Acuh Tak Acuh
Acuh Tak Acuh
 
Posts: 2
Joined: Mon Oct 05, 2009 8:01 am

Re: Tunjukkanlah bukti2 bahwa agama Islam itu memang benar!!!!

Postby islam savior » Thu Oct 08, 2009 11:44 am

Da’wah islamiyah tidaklah ditujukan hanya untuk orang-orang yang sudah memeluk islam akan tetapi juga kepada seluruh manusia tidak terkecuali mereka yang masih kafir, musyrik atau yang mengingkari keberadaan Allah dan kebenaran agama-Nya.

Dikarenakan da’wah ini adalah mengembalikan manusia kepada fitrahnya dan menunjukkan mereka kepada jalan kebenaran maka ia merupakan perbuatan yang paling mulia di sisi Allah swt, sebagaimana firman-Nya :
وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِّمَّن دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Artinya : “Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya Aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushilat : 33)

Didalam hadits yang diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib bahwa Rasulullah saw bersabda,”Demi Allah jika Allah memberikan hidayah kepada seseorang lantaran kamu maka hal itu lebih baik bagimu daripada onta merah. “ (HR. Bukhori dan Muslim)

Dan diantara argumentasi atau bukti akan kebanaran islam kepada orang-orang yang tidak mempercayai tuhan adalah melalui dalil-dalil aqli (akal).

Syeikh Ali Tanthowi mengatakan bahwa sesungguhnya mengimani Allah swt termasuk masalah yang aksioma yang dapat dirasakan dengan perasaan jiswa sebelum dibukikan dengan dalil akal.

Tentang perasaan jiwa seseorang yang secara aksiomatis mengimani keberadaan Allah swt telah diterangkan didalam firman-Nya :

Artinya : “Dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?”

Dia mengatakan bagaimana mungkin seorang yang kafir mengingkari Allah swt padahal dirinya sendiri adalah menjadi bukti atas keberadaan Allah. Seperti orang yang memegang barang milik anda ditangannya lalu dia mengaku bahwa dia tidak mengambilnya dan juga tidak menyentuhnya. Atau seperti orang yang sedang memakai pakaian basah meneteskan air. Hal ini adalah puncak dari hakikat. Akan tetapi mengapa banyak orang tidak memeperhatikannya? Hal itu dikarenakan mereka tidak pernah mau memikirkan tentang dirinya sendiri, firman-Nya :
وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ نَسُوا اللَّهَ فَأَنسَاهُمْ أَنفُسَهُمْ

Artinya : “Mereka lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. mereka “ (QS. Al Hasyr : 19)

Cobalah tanyakan kepada orang yang atheis itu,”Apakah engkau yang menjadikan dirimu dengan kehendak dan akalmu sendiri? Apakah engkau yang memasukkan dirimu kedalam perut ibumu? Apakah engkau sendiri yang memilih perempuan itu sendiri sebagai ibumu? Apakah engkau yang pergi menjemput bidan untuk mengeluarkanmu dari perut itu? Jadi, apakah dia dijadikan dari asal tiada tanpa adanya Sang Pencipta dan tanpa ada yang menjadikannya? Ini adalah suatu hal yang mustahil.

Lalu apakah dia dijadikan dari benda-benda yang telah ada sebelumnya, seperti gunung, laut, matahari, dan bintang-bintang?

Orang-orang atheis mengatakan bahwa alamlah yang menciptakan manusia, alamlah yang memberikannya akal! Dan jika ditanyakan kepadanya siapakah yang menciptakan alam? Dia menjawab,”Ia terjadi secara kebetulan..” menurut hukum kemungkinan (probability law).

Selanjutnya tanyakan kepadanya,”Tahukah anda contoh dari perkataan itu?”

Misalnya ada dua orang yang tersesat di padang pasir lalu melintasi sebuah istana yang megah dindingnya penuh dengan ukiran-ukiran dari emas yang sangat indah, permadaninya tebal, jam serta batu-batu permata. Salah seorang dari mereka berkata,”Pastilah ada orang yang membangun istana ini dengan memasang permadaninya.” Kemudian yang seorang lagi menjawab,”Engkau adalah orang yang kolot, itu semuanya adalah proses alam.”

Orang yang pertama bertanya,”Bagaimanakah alam dapat membuat seperti ini?’ temannya menjawab,”Di sini dahulu ada batu kemudian terjadi banjir, angin, serta pengauh-pengaruh udara sehingga bertumpuk atau tertimbun. Kemudian dengan berlalunya kurun demi kurun, secara “kebetulan” ia menjadi dinding.”

Orang itu bertanya lagi,”Permadani itu dari apa?”

Temannya menjawab,”Permadani itu berasal dari bulu-bulu domba yang berterbangan. Kemudian satu sama lain saling menyatu dan dikenai zat pewarna lalu tercelup dan memadu, sehingga terjadilah permadani.”

Orang itu bertanya lagi, ”Sedang jam itu?”

Temannya menjawab,”Besi yang sudah dimakan karat, akibat pengaruh udara terpotong-potong bulat dan bersatu. Kemudian dengan berlalunya masa demi masa sehingga menjadi bentuk seperti itu.”

Pastilah anda akan mengatakan orang yang seperti itu adalah orang gilaa??

Benarkah “kebetulan” yang menjadikan 9000 kelenjar ludah pada lidah, yang kesemuanya siap untuk dipakai sebagai perasa. Dan didalam telinga terdapat 100.000 sel pendengaran. Pada setiap mata terdapat 130 juta sel yang kesemuanya siap untuk menerima cahaya. Bumi beserta keajaiban-keajaiban dan rahasia-rahasia yang ada didalamnya, lapisan udara yang mengelilinginya, makhluk-makhluk hidup yang dikandungnya, ada yang tak dapat dilihat dan ditangkap. Bentuk-bentuk ajaib dari atom es yang gugur, diciptakan oleh-Nya dengan sangat detil dan keindahan yang ada didalamnya tidak dapat tersingkap oleh kita melainkan beberapa waktu belakangan ini.

Matahari yang jaraknya dari kita lebih dari 100 juta km akan tetapi bila jauhnya diukur dengan tahun cahaya maka jarak matahari dari kita mencapai delapan detik. Lalu bagaimana pula dengan jarak bintang-bintang yang cahayanya baru sampai kepada kita dalam satu juta tahun cahaya—satu tahun cahaya sama dengan 100.000 milyar km—maka berapa km kah jaraknya kalau satu juta tahun cahaya?

Masih banyak lagi bintang-bintang yang belum terjangkau oleh ilmu falak melainkan hanya berupa gumpalan yang bersinar, padanya terdapat planet-planet yang tidak diketahui oleh siapa pun kecuali Allah swt saja. Bintang-bintang ini—yang besarnya tidak dapat digambarkan oleh akal manusia—berjalan dengan kecepatan (laju) yang sangat tinggi, suatu kecepatan yang melebihi batas-batas angka. Bagaimanakah bisa tidak terjadi tabrakan antara satu dengan yang lainnya?

Ada seorang ahli falak yang mengatakan bahwa kemungkinan terjadinya pelanggaran antara sesama bintang-bintang itu sama seperti kemungkinan terjadinya pelanggaran enam ekor lebah yang dilepas di atmosfir bumi. Luasnya atmosfir bumi bagi enam ekor lebah sama halnya dengan luasnya ruang angkasa raya bagi bintang-bintang yang tak terhitung dan tak terhingga itu.

Atom yang tidak terlihat, melainkan dengan kaca pembesar elektronik. Atom yang dahulu disebut oleh saintis dan para filosof kuno dengan “bagian yang tak bisa dipecah-pecah lagi.” Atom, yang menurut ahli sains, jika 40 juta atom dibariskan secara berderet panjangnya baru mencapai 1 cm, ditengahnya terdapat ruang yang mempunyai inti sementara disekitarnya beredar partikel-partikel halus sama seperti peredaran bintang-bintang di angkasa. Inti pada satu atom ibarat sebutir biji gandum bagi istana yang luas. Bobot dari inti-inti atom itu lebih dari berat 1800 elektron ini.

Maka apakah itu semuanya merupakan hasil atau akibat dari “kebetulan”?!

Sesungguhnya itu semua menunjukkan bahwa ada yang menciptakan dan mengaturnya yang tidak lain adalah Allah swt. Dial ah yang bertindak terhadap alam sebagaimana tindakan seorang pemilik yang bebas terhadap barang yang dimiilikinya.

Allah lah yang mengetahui berapa helai daun pada setiap pohon, bentuk tiap-tiap darunnya, letaknya dan berapa banyak “bakteri” di dunia ini. Berapa panjang, lebar dan bagian-bagian yang terdiri dari padanya, electron-elektron yang terdapat didalam atom baik yang diam maupun yang bergerak, berapa jumlahnya, tabrakan yang terjadi padanya, sifat-sifatnya, bergerak atau diam, perkembangan atau peralihan. Semua itu tercatat di sisi-Nya dalam sebuah “kitab” (Lauh Mahfuzh).

Alam ini keseluruhannya, Dia-lah Tuhannya, Dia-lah yang menjadikan dan memeliharanya. Dia-lah yang merubah satu hal kepada hal yang lain. Dia-lah yang menjadikan setiap atom daripadanya agar membuat manusia yang berakal untuk berfikir dan mencarinya.

Dan apabila seseorang telah mengakui bahwa Allah itu ada dan Dial—lah Tuhan seluruh alam dan Dia-lah pemilik kerajaan maka janganlah dia menyembah selain-Nya dalam bentuk ibadah apa pun. (Definisi Umum Tentang Aqidah Islamiyah hal 87 – 100)

Islam adalah agama Allah yang mengakui keesaan-Nya dan tidak mengakui ketuhanan yang banyak. Hal itu bisa dilihat dengan berbagai keteraturan yang ada di alam ini—sebagai penjelasan diatas—tentunya hal yang mustahil apabila keteraturan itu dilakukan oleh lebih dari satu pencipta. Dan jika hal ini terjadi maka pastilah alam ini akan hancur lebur, sebagaimana firman-Nya :
أَمِ اتَّخَذُوا آلِهَةً مِّنَ الْأَرْضِ هُمْ يُنشِرُونَ ﴿٢١﴾
لَوْ كَانَ فِيهِمَا آلِهَةٌ إِلَّا اللَّهُ لَفَسَدَتَا فَسُبْحَانَ اللَّهِ رَبِّ الْعَرْشِ عَمَّا يَصِفُونَ ﴿٢٢
Artinya : “Apakah mereka mengambil tuhan-tuhan dari bumi, yang dapat menghidupkan (orang-orang mati)? Sekiranya ada di langit dan di bumi tuhan-tuhan selain Allah, tentulah keduanya itu telah rusak binasa. Maka Maha Suci Allah yang mempunyai ‘Arsy daripada apa yang mereka sifatkan.” (QS. Al Anbiya : 21 – 22)

Seperti halnya tidak mungkin didalam satu kendaraan yang bergerak terdapat dua orang supir dan jika hal itu terjadi pastilah kendaraan itu akan mengalami kecelakaan atau seperti juga sekelompok tentara yang dikomandoi oleh lebih dari satu pemimpin ?! atau sebuah sekolah yang dipimpin oleh dua atau lebih kepala sekolah?!

Dengan sarana obyektif apa pun seseorang melihat islam maka ia akan mendapatkan kebenarannya didalamnya baik dengan dalil fitrah, naqli maupun aqli (akal) dan dari sisi mana pun seseorang memandangnya maka ia akan mendapatkan bahwa islam adalah agama yang sempurna baik dari sisi ideologi, social, ekonomi, politik, hukum ataupun yang lainnya.
Firman Allah swt :
الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإِسْلاَمَ دِينًا

Artinya : “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.” (QS. Al Maidah : 3)

Wallahu A’lam
islam savior
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 15
Joined: Tue Oct 06, 2009 3:31 pm


Return to Islam vs Agama & Peradaban Lain



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users