. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Muslim Madura Mengusir Hindu Jawa Ke Tengger, Dayak Hampir

Khusus ttg sepak terjang/sejarah jihad dan penerapan Syariah di INDONESIA & negara jiran (MALAYSIA)

Muslim Madura Mengusir Hindu Jawa Ke Tengger, Dayak Hampir

Postby walet » Fri Mar 23, 2012 3:07 am

Pada abad 18, Muslim Madura menggusur Hindu hingga mereka bersembunyi ke gunung-gunung.

http://en.wikipedia.org/wiki/Bromo_Tengger_Semeru_National_Park#Culture


The area in and around the park is inhabited by the Tengger people,[2] one of the few significant Hindu communities remaining on the island of Java. The local religion is a remnant from the Majapahit era and therefore quite similar to that on Bali but with even more animist elements. The Tengger people are believed to be descendents of the Majapahit empire and were driven into the hills after mass arrival in the area of Muslim Madurese in the 19th century.

Image
Sisa Hindu Jawa yang diusir Muslim Madura ke pegunungan Tengger


Sebentar lagi giliran Dayak!!!

Image
Suku Dayak
walet
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5863
Images: 15
Joined: Wed Feb 11, 2009 4:52 am

Re: Muslim Madura Mengusir Hindu Jawa Ke Tengger, Dayak Hamp

Postby walet » Fri Mar 23, 2012 3:12 am

Muslim Madura Merampok Sumber Daya Alam Tengger



http://en.wikipedia.org/wiki/Tenggerese#Religion

The Tenggerese generally profess Hinduism as their religion, although they have incorporated many Buddhist and Animist elements. Like the Balinese, they worship Ida Sang Hyang Widi Wasa (Roughly "Big Almighty Lord") for blessings in addition to other Hindu and Buddhist gods that include the Tri Murti, namely Shiva, Brahma, Vishnu and Buddha. Their places of worship include the Punden, Poten and Danyang. The Poten is a sacred area of ground at Mt. Bromo's Sand sea, and becomes the focus of the annual Kasada Ceremony. Within the Poten, it contains several buildings and enclosures, arranged in a specific composition called the Mandalas (Zones).

The Tenggerese also worship a host of spirits (ancestor worship). They include cikal bakal, the spirits of the founders of the village, the roh bahurekso, the village guardian spirits and the roh leluhur, the spirits of the ancestors. Rituals to propitiate these spirits are conducted by special priests. During these rites little doll-like figures representing the spirits are clothed in batik cloth and are presented with food and drink. It is believed that the spirits partake of the essence of these offerings. The Bromo volcano is considered one of the most sacred places. If it erupts, they believe that their god is very angry.

The Tenggerese gave offerings to the gods in different forms. One of these, Sajenan, is presented to the guardian deities by the priest in formal liturgy. For different occasions different sorts of food are offered as Sajenan. For instance, during weddings a cone of rice, Tumpeng Walagara, is offered, and this is considered to be a source of blessing for the couple as well as the whole village. The second sort of food offering, called Suguhan, are those that are offered by ordinary Tengger Hindus to their ancestral spirits. The third type, Tamping, are food offerings to evil spirits so as to ward off bad luck, and typically consist of meat, rice and bananas wrapped up in leaves and placed at places considered inauspicious such as cemeteries, bridges and road intersections.

Their priests are called Dukun or Resi Pujangga, who play a middle role in their religious worship. They are believed to possess spiritual knowledge called Ilmu of the gods and the spirits, which they carefully guard from ordinary Tenggers. Membership of the priesthood is hereditary, and generally passes down from father to son. Each village has only one of these three priests, together with three assistants, namely Legen, Sepuh and Dandan.

However, in the past few decades, due to over-population in Madura, many Madurese settlers have exploited the Tenggerese land by clearing some of their nature reserves for land and converted 2-3% (up to 10,000 of them) of the Tenggerese to Islam in the process, particularly those living in the more accessible areas in the lowlands just outside the Tengger range. Because of this Islamic missionary activity, the remaining Hindu Tenggerese asked the Balinese Hindus for help by reforming their culture and religion closer to the Balinese. The Indonesian government finally declared the Tengger mountains as the Bromo-Tengger-Semeru national park, and has also declared that any more logging in this area is an illegal act.
walet
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5863
Images: 15
Joined: Wed Feb 11, 2009 4:52 am

Re: Muslim Madura Mengusir Hindu Jawa Ke Tengger, Dayak Hamp

Postby swatantre » Fri Mar 23, 2012 7:50 pm

Wah..wah..wah.... begitulah cara kerja penyebaran islam: dengan penipuan,penjarahan... Kaya rampok.... Kaya nabinya....
swatantre
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4015
Joined: Thu Jul 20, 2006 7:40 pm
Location: Tanah Suci, dalem Ka'bah

Re: Muslim Madura Mengusir Hindu Jawa Ke Tengger, Dayak Hamp

Postby kirana zulfa » Tue Mar 27, 2012 6:41 am

Mana nie, katanya islam disebarkan secara damai??? katanya tidak ada paksaan dalam beragama islam??? tapi teori sungguh jauh berbeda dari kenyataan.
kirana zulfa
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 180
Joined: Tue Feb 22, 2011 6:30 pm
Location: Negri tandus bernama Saudi Arabia

Re: Muslim Madura Mengusir Hindu Jawa Ke Tengger, Dayak Hamp

Postby dayaknesse » Tue Mar 27, 2012 7:39 am

dan kami pun siap mempertahankan tanah leluhur kami :)

salam damai
it's me
User avatar
dayaknesse
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 261
Joined: Sat Feb 11, 2012 3:00 pm
Location: huang "Huma Betang" tu kueh itah "belum hapakat"

Re: Muslim Madura Mengusir Hindu Jawa Ke Tengger, Dayak Hamp

Postby manasai » Tue Mar 27, 2012 1:07 pm

:-k
gw yakin kalau muslim mau memaksakan islam dengan cara-cara spt di lain tempat PASTI GAGAL TOTAL
kalau pun islam skrg sdh ada di kalimantan itu karena keturunan pendatang/transmigran dari keluarga muslim yg beranak pinak di kalimantan dan kalau ada org dayak yg jd muslim itu awalnya karena toleransi (menikah dengan pasangan pemeluk islam) . karena berangkat dari toleransi makanya di kalimantan multi etnis bisa rukun.

salam
User avatar
manasai
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 15
Images: 0
Joined: Mon Feb 20, 2012 12:33 pm

Re: Muslim Madura Mengusir Hindu Jawa Ke Tengger, Dayak Hamp

Postby Pembawa_Pete » Tue Mar 27, 2012 6:18 pm

kirana zulfa wrote:Mana nie, katanya islam disebarkan secara damai??? katanya tidak ada paksaan dalam beragama islam??? tapi teori sungguh jauh berbeda dari kenyataan.


itu kan cuma "harapan" muslim moderat ttg agama yg ideal.
Mereka ingin Islam seperti itu dan menginterpretasikan Islam seperti keinginan mereka.
Padahal Islam sejak jaman Muhammad mah isinya perang dan invasi.
Gak masuk islam diancam mati pastinya.
:turban:

PS: buat muslim yg mau ngequote gw dan bilang "lu di indo diancam masuk islam gak?", gw jawab duluan deh, "yg mau ibadah takut dibom/dibakar, yg ngejar karir di pemerintahan dipersulit, karena nonislam, bikin tempat ibadah dipersulit (udah ada ijin juga masih ditutup, pdhal mesjid gak ada yg pakai ijin), mau tidur pagi atau sore gak bisa karena mesjid sebelah tereak2,
bukannya itu semua juga contoh2 ancaman karena jadi non-muslim di negara yang katanya muslimnya paling besar dan paling moderat sedunia?
Di negara yang muslimnya moderat saja seperti itu, gimana yang muslimnya ekstrim?
Silakan dilihat2:
http://www.thereligionofpeace.com/index.html#Attacks
User avatar
Pembawa_Pete
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 757
Joined: Mon Aug 09, 2010 11:26 am

Re: Muslim Madura Mengusir Hindu Jawa Ke Tengger, Dayak Hamp

Postby Adadeh » Tue Mar 27, 2012 11:31 pm

dayaknesse wrote:dan kami pun siap mempertahankan tanah leluhur kami :)

dayaknese, Anda tak akan bisa membendung dakwah Islam di Indonesia dengan sumpit beracun, mandau, golok, guna², dan berbagai senjata lain. Ujung²nya malah Anda jadi sama ganasnya seperti para Muslim yang berjihad dan haus darah kafir itu. Ada cara lain yang lebih ampuh dan manusiawi.

Cara paling ampuh membendung, dan bahkan mengalahkan Islam, adalah dengan membekali diri dengan ilmu dan pengetahuan akan wajah Islam yang sebenarnya. Kami di FFIndonesia ini telah menyediakan semua pengetahuan tersebut. Galilah dan pelajarilah semua keterangan² Islam yang telah kami susun di Resource Center, dan bandingkan langsung dengan Qur'an dan hadis. Setelah itu, sebarkanlah pengetahuan tersebut di keluargamu, tetangga dayakmu (jangan yang Muslim loh - cari mati itu sih), lingkungan Dayak, dan minta mereka juga menyebarkan pengetahuan tersebut lebih lanjut ke kalangan lain. Ajaklah para ketua sukumu untuk mengetahui mengapa FPI bersikap sangar terhadap kafir. FPI itu mencontoh perbuatan dan perkataan Muhammad secara harafiah, persis seperti yang tertulis di Qur'an dan Hadis. Percayalah, mengetahui kebenaran akan Islam akan sangat membantu masyarakat Dayak bangkit untuk memerdekakan tanah Kalimantan dari penjajahan Islam secara damai tanpa pembunuhan. Ada pepatah terkenal yang mengatakan: the truth will set you free atau kebenaran akan memerdekakan dirimu.

Jika keterangan tertulis sukar diikuti, maka bacalah komik² Islam di sini terlebih dahulu. Kaum remaja biasanya lebih suka membaca komik daripada tulisan² yang sangat banyak, panjang, dan terkesan membosankan.
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8460
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Muslim Madura Mengusir Hindu Jawa Ke Tengger, Dayak Hamp

Postby Emad » Tue Mar 27, 2012 11:39 pm

Emad
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 40
Joined: Tue Aug 17, 2010 1:50 pm

Re: Muslim Madura Mengusir Hindu Jawa Ke Tengger, Dayak Hamp

Postby dayaknesse » Wed Mar 28, 2012 7:47 am

Adadeh wrote:dayaknese, Anda tak akan bisa membendung dakwah Islam di Indonesia dengan sumpit beracun, mandau, golok, guna², dan berbagai senjata lain. Ujung²nya malah Anda jadi sama ganasnya seperti para Muslim yang berjihad dan haus darah kafir itu. Ada cara lain yang lebih ampuh dan manusiawi.

Cara paling ampuh membendung, dan bahkan mengalahkan Islam, adalah dengan membekali diri dengan ilmu dan pengetahuan akan wajah Islam yang sebenarnya. Kami di FFIndonesia ini telah menyediakan semua pengetahuan tersebut. Galilah dan pelajarilah semua keterangan² Islam yang telah kami susun di Resource Center, dan bandingkan langsung dengan Qur'an dan hadis. Setelah itu, sebarkanlah pengetahuan tersebut di keluargamu, tetangga dayakmu (jangan yang Muslim loh - cari mati itu sih), lingkungan Dayak, dan minta mereka juga menyebarkan pengetahuan tersebut lebih lanjut ke kalangan lain. Ajaklah para ketua sukumu untuk mengetahui mengapa FPI bersikap sangar terhadap kafir. FPI itu mencontoh perbuatan dan perkataan Muhammad secara harafiah, persis seperti yang tertulis di Qur'an dan Hadis. Percayalah, mengetahui kebenaran akan Islam akan sangat membantu masyarakat Dayak bangkit untuk memerdekakan tanah Kalimantan dari penjajahan Islam secara damai tanpa pembunuhan. Ada pepatah terkenal yang mengatakan: the truth will set you free atau kebenaran akan memerdekakan dirimu.

Jika keterangan tertulis sukar diikuti, maka bacalah komik² Islam di sini terlebih dahulu. Kaum remaja biasanya lebih suka membaca komik daripada tulisan² yang sangat banyak, panjang, dan terkesan membosankan.


waduh...suhu turun gunung...
iya bang eh om eh apa ya...???ini juga sambil pelan2 berjuang lewat tulisan...
sambil pelan2 mulai nyebarin isi FFI...paling ga isi rumahku sdh tau wajah islam yg sesungguhnya...
krn sekali lg...ciri khas watak orang Dayak baik itu Perempuan maupun Laki-laki adalah Mamut Menteng, Ureh, Mameh

Mamut Menteng berarti gagah perkasa

Ureh artinya giat. Demikian menurut kami, walau tidak sedikit tudingan yang menyatakan kami malas, karena dimanja alam. Biarkan saja tudingan tersebut. Pertanyaannya : Mungkinkah pemalas mampu bertahan hidup dalam keganasan hutan rimba belantara ?. Maksudnya dimasa lalu para leluhur kamilah yang hidup dalam keganasan hutan rimba belantara, dan kami adalah para ahli waris.

Mameh, Agar tidak salah memahami, saya berikan suatu contoh. Misalnya dalam sikap. Pada umumnya orang Dayak berusaha untuk selalu mengalah dengan cara menghindar. Mundur selangkah, mengalah lagi, menghindar lagi, mundur lagi dua langkah, dan karena mengalah berulang-ulang, mundur berulang-ulang, pada akhirnya sampai di ujung jurang. Bila mundur lagi selangkah, akan jatuh kedalam jurang lalu . . . demi bertahan hidup, apa boleh buat, maju dan menyerang. Maksudnya titik jenuh telah dicapai. Hati terluka habis, emosi menjadi sulit terkendali.
dengan kata lain...kami tdk akan menyerang sampai kami sdh tdk ada tempat untuk mundur lagi...dan sekali kami menyerang maka tdk akan ada kata menyerah...

salam damai
it's me
User avatar
dayaknesse
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 261
Joined: Sat Feb 11, 2012 3:00 pm
Location: huang "Huma Betang" tu kueh itah "belum hapakat"

Re: Muslim Madura Mengusir Hindu Jawa Ke Tengger, Dayak Hamp

Postby manasai » Wed Mar 28, 2012 7:53 am

Adadeh wrote:dayaknese, Anda tak akan bisa membendung dakwah Islam di Indonesia dengan sumpit beracun, mandau, golok, guna², dan berbagai senjata lain. Ujung²nya malah Anda jadi sama ganasnya seperti para Muslim yang berjihad dan haus darah kafir itu. Ada cara lain yang lebih ampuh dan manusiawi.


kalau mau menoleh ke belakang(kasus sampit) tragedi yang terjadi waktu itu merupakan opsi terakhir yg harus ditempuh, artinya dayak terpaksa melakukan hal demikian karena cara lain sdh tidak bisa. :axe:

Membagikan pengertian dan pengetahuan tentang bagaimana ajaran islam sebenarnya memang belum maksimal diberikan kepada masyarakat dayak, dengan adanya FFI minimal bisa memberikan pengetahuan dan fakta fakta tentang islam tetapi terbatas pada masyarakan yang familiar dengan internet.

Kalau islam memang bertujuan memuslimkan tanah dayak dengan car-cara kekerasan, saya tetap yakin akan GAGAL TOTAL, penolakan bukan hanya dari dayak non muslim, tetapi dayk muslim sendiri juga akan menolak (keyakinan terhadap budaya dayak lebih kuat daripada islam itu sendiri) cmiiw :supz:
User avatar
manasai
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 15
Images: 0
Joined: Mon Feb 20, 2012 12:33 pm

Re: Muslim Madura Mengusir Hindu Jawa Ke Tengger, Dayak Hamp

Postby dayaknesse » Wed Mar 28, 2012 8:17 am

manasai wrote:
kalau mau menoleh ke belakang(kasus sampit) tragedi yang terjadi waktu itu merupakan opsi terakhir yg harus ditempuh, artinya dayak terpaksa melakukan hal demikian karena cara lain sdh tidak bisa. :axe:



itu dia yg aku maksudkan sebagai "mameh"
bisa baca lebih lengkap di blognya Nila Riwut (anak dr Tjilik Riwut)
http://www.nila-riwut.com/id/budaya/eto ... ah?start=1

salam damai
it's me
User avatar
dayaknesse
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 261
Joined: Sat Feb 11, 2012 3:00 pm
Location: huang "Huma Betang" tu kueh itah "belum hapakat"

Re: Muslim Madura Mengusir Hindu Jawa Ke Tengger, Dayak Hamp

Postby awlohwts » Mon Oct 22, 2012 10:19 am

Adadeh wrote:dayaknese, Anda tak akan bisa membendung
dakwah Islam di Indonesia dengan sumpit beracun,
mandau, golok, guna², dan berbagai senjata lain.
Ujung²nya malah Anda jadi sama ganasnya seperti
para Muslim yang berjihad dan haus darah kafir itu.
Ada cara lain yang lebih ampuh dan manusiawi. Cara paling ampuh membendung, dan bahkan
mengalahkan Islam, adalah dengan membekali diri dengan ilmu dan pengetahuan akan wajah
Islam yang sebenarnya. Kami di FFIndonesia ini telah menyediakan semua pengetahuan tersebut.
Galilah dan pelajarilah semua keterangan² Islam yang
telah kami susun di Resource Center, dan bandingkan
langsung dengan Qur'an dan hadis. Setelah itu,
sebarkanlah pengetahuan tersebut di keluargamu,
tetangga dayakmu (jangan yang Muslim loh - cari mati itu sih), lingkungan Dayak, dan minta mereka juga
menyebarkan pengetahuan tersebut lebih lanjut ke
kalangan lain. Ajaklah para ketua sukumu untuk
mengetahui mengapa FPI bersikap sangar terhadap
kafir. FPI itu mencontoh perbuatan dan perkataan
Muhammad secara harafiah, persis seperti yang tertulis di Qur'an dan Hadis. Percayalah, mengetahui
kebenaran akan Islam akan sangat membantu
masyarakat Dayak bangkit untuk memerdekakan
tanah Kalimantan dari penjajahan Islam secara damai
tanpa pembunuhan. Ada pepatah terkenal yang
mengatakan: the truth will set you free atau kebenaran akan memerdekakan dirimu.
Jika keterangan tertulis sukar diikuti, maka bacalah
komik² Islam di sini terlebih dahulu. Kaum remaja
biasanya lebih suka membaca komik daripada
tulisan² yang sangat banyak, panjang, dan terkesan
membosankan.

Itulah kesulitan kami disini. Sebelumnya saya jelaskan terlebih dahulu bagaimana kami sesama dayak. Kami berbeda-beda dalam keyakinan tapi kami bersatu dalam kesukuan kami(contoh: bila ada acara adat kami menyiapkan tempat atau pondok tempat muslim bisa makan tanpa takut haram). Seolah ada perjanjian tak tertulis bahwa kami jangan saling mengganggu bahkan kami diwajibkan saling menghormati. Memang sekarang Dayak nonmuslim sudah merasa diganggu karena para pendatang membawa konsep berbeda dengan keadaan kami sebelumnya. Karena itu Dayak Nonmuslim tetap bersikap pasif diantara mulai agresifnya muslim. Cara yang paling tepat bagi kami hanyalah membuat akun palsu via facebook dan menyarankan situs FFI. Disatu sisi saya setuju dengan bung Adadeh untuk tidak menggunakan kekerasan tapi biarlah kami di cap sama seperti mereka karena hanya itu kemampuan terbaik yang kami miliki saat ini.
User avatar
awlohwts
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 62
Joined: Mon Aug 06, 2012 12:10 pm
Location: Sorga Momed dan Awloh WTS

Re: Muslim Madura Mengusir Hindu Jawa Ke Tengger, Dayak Hamp

Postby murukh murhing » Mon Oct 22, 2012 9:14 pm

saya bukan dayaknese tapi saya dekat dengan orang dayak

saya melihat ada toleransi dayak nonmuslim terhadap muslim dayak ataupun non dayak
dan itu merupakan bom waktu jika muslim tersebut menjadi mayoritas
pertama kali saya bermukim persentasi non muslim dengan muslim 75-25, sekarang malah sudah mencapai 60-40 ( dikarenakan banyak migran lokal muslim )

paling sedihnya tidak sedikit pula dayak yg menjadi mualaf, dan itu dibiarkan sj oleh dayak non muslim
menurut pengamatan aku di benak dayak non muslim masih berpikir bahwa semua agama sama, dan ini harus segera dicegah dengan menyebarkan blog ini
saya sdh banyak sebarkan blog ini buat rekan2 saya supaya mereka tahu tidak ada toleransi jika muslim berkuasa

:drinkers: :rock: :rock:
User avatar
murukh murhing
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 70
Joined: Mon Jul 19, 2010 10:35 am

Re: Muslim Madura Mengusir Hindu Jawa Ke Tengger, Dayak Hamp

Postby keeamad » Mon Oct 22, 2012 9:54 pm

Quote ini sungguh tepat bagi siapa saja, bukan cuma untuk kafirun, TAPI UNTUK MUSLIM YANG KEBANYAKAN MASIH PADA NAIF ... :
"... membekali diri dengan ilmu dan pengetahuan akan wajah Islam yang sebenarnya."

Dijamin kalau muslim itu tahu akan WAJAH ISLAM DAN ISLAM YANG SESUNGGUHNYA ...
Mereka pasti MURTAD .... !!!
User avatar
keeamad
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 6529
Joined: Tue Aug 23, 2011 4:06 pm

Re: Muslim Madura Mengusir Hindu Jawa Ke Tengger, Dayak Hamp

Postby awlohwts » Mon Oct 22, 2012 11:35 pm

murukh murhing wrote:saya bukan dayaknese tapi saya dekat dengan orang
dayak
saya melihat ada toleransi dayak nonmuslim
terhadap muslim dayak ataupun non dayak
dan itu merupakan bom waktu jika muslim tersebut
menjadi mayoritas
pertama kali saya bermukim persentasi non muslim
dengan muslim 75-25, sekarang malah sudah
mencapai 60-40 ( dikarenakan banyak migran lokal
muslim )

Tahun lalu jumlah dayak nonmuslim lebih sedikit dari 30%. Pendatang suku banjar yang mendominasi setelah madura tidak ada.
paling sedihnya tidak sedikit pula dayak yg menjadi
mualaf, dan itu dibiarkan sj oleh dayak non muslim menurut pengamatan aku di benak dayak non muslim
masih berpikir bahwa semua agama sama,

Putra/i kami menjadi mualaf 99% atas dasar pernikahan dan suku banjar lah yang selalu jadi pelaku islamisasi diantara suku dayak ditambah seperti yang saudara bilang bahwa banyak dari kami yang masih menganggap semua agama itu sama.
dan ini
harus segera dicegah dengan menyebarkan blog ini
saya sdh banyak sebarkan blog ini buat rekan2 saya
supaya mereka tahu tidak ada toleransi jika muslim
berkuasa

Sekarang kami sudah mulai merasakan bagaimana setelah muslim mulai berkuasa. Contoh kedepan Isu SARA pada Pilkada Bupati Kapuas yang mana sudah mulai tersebarnya video istri bupati incumbent yang mengajak memilih pemimpin muslim. Ini link videonya tapi istri bupati itu menggunakan bahasa banjar(netter kompas klo ga salah orang banjar) karena istri bupati suku banjar. http://www.youtube.com/watch?v=q1RrMc2d ... dHqc&gl=ID
Inti komentar saya adalah kami sudah waspada dan siap siaga...setidaknya mereka akan merasakan perlawanan yg ga pernah mereka lupakan. Dan kami akan sangat terbantu kalau saudara/i IFF mau menyebar forum ini atau blog ke grup/halaman dayak kalteng di facebook. Terima kasih sebelumnya.
Maaf belepotan nulisnya....susah pake ponsel....hahahha
User avatar
awlohwts
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 62
Joined: Mon Aug 06, 2012 12:10 pm
Location: Sorga Momed dan Awloh WTS

Re: Muslim Madura Mengusir Hindu Jawa Ke Tengger, Dayak Hamp

Postby tukang ojek » Mon Oct 22, 2012 11:48 pm

dayaknesse wrote:dan kami pun siap mempertahankan tanah leluhur kami :)

salam damai
it's me

:heart:
:heart:
:heart:
User avatar
tukang ojek
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1488
Joined: Sun Sep 18, 2011 2:39 am
Location: Di hati kaum muslimin dan muslimah :)

Re: Muslim Madura Mengusir Hindu Jawa Ke Tengger, Dayak Hamp

Postby tukang ojek » Mon Oct 22, 2012 11:53 pm

awlohwts wrote:Putra/i kami menjadi mualaf 99% atas dasar pernikahan dan suku banjar lah yang selalu jadi pelaku islamisasi diantara suku dayak ditambah seperti yang saudara bilang bahwa banyak dari kami yang masih menganggap semua agama itu sama.


Oh...jangan biarkan gadis-gadis dayak terus di jadikan mualaf..jangan.. !!!
Gadis dayak tidak boleh jadi Muslimah..jangan..!!!
User avatar
tukang ojek
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1488
Joined: Sun Sep 18, 2011 2:39 am
Location: Di hati kaum muslimin dan muslimah :)

Re: Muslim Madura Mengusir Hindu Jawa Ke Tengger, Dayak Hamp

Postby swatantre » Wed Oct 24, 2012 2:31 am

awlohwts wrote:Putra/i kami menjadi mualaf 99% atas dasar pernikahan dan suku banjar lah yang selalu jadi pelaku islamisasi diantara suku dayak ditambah seperti yang saudara bilang bahwa banyak dari kami yang masih menganggap semua agama itu sama.

tukang ojek wrote:
Oh...jangan biarkan gadis-gadis dayak terus di jadikan mualaf..jangan.. !!!
Gadis dayak tidak boleh jadi Muslimah..jangan..!!!


Saya menghimbau pada saudara/i2ku kafirun dayak supaya MENINGKATKAN KEWASPADAAN. Sekarang sih jadi mualaf, besok2 meneror kaum kalian sendiri!!! Ingat, islam itu adalah virus. Seketika ada satu manusia yang dilumpuhkan/ditulari, ia bisa menjadi musuh bagi kaumnya sendiri, bahkan tak malu2 membuang identitas dari kaum darah dagingnya sendiri...!!!
swatantre
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4015
Joined: Thu Jul 20, 2006 7:40 pm
Location: Tanah Suci, dalem Ka'bah

Re: Muslim Madura Mengusir Hindu Jawa Ke Tengger, Dayak Hamp

Postby gateway » Wed Oct 24, 2012 4:41 am

swatantre wrote:Saya menghimbau pada saudara/i2ku kafirun dayak supaya MENINGKATKAN KEWASPADAAN. Sekarang sih jadi mualaf, besok2 meneror kaum kalian sendiri!!! Ingat, islam itu adalah virus. Seketika ada satu manusia yang dilumpuhkan/ditulari, ia bisa menjadi musuh bagi kaumnya sendiri, bahkan tak malu2 membuang identitas dari kaum darah dagingnya sendiri...!!!

yup berbahaya banget tuh,macam zombie aka mayat hidup versi islam seperti gambar di bawah ini :axe:
Image
Image
Image
Image
User avatar
gateway
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1031
Joined: Sun Aug 21, 2011 8:59 am


Return to Resource Centre Jihad di INDONESIA



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users