. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

MUI Akui Fatwa Arah Kiblat Keliru

Gambar2 dan Berita2 kekejaman akibat dari pengaruh Islam baik terhadap sesama Muslim maupun Non-Muslim yang terjadi di Indonesia.

MUI Akui Fatwa Arah Kiblat Keliru

Postby Sabilla » Wed Jul 14, 2010 12:08 am

MUI Akui Fatwa Arah Kiblat Keliru
SELASA, 13 JULI 2010 | 15:34 WIB
Image
Ka'bah menjadi kiblat umat Muslim di dunia dan tiap tahun jutaan manusia menunaikan ibadah haji sebagai rukum kelima. AP| Hassan Ammar

TEMPO Interaktif, Jombang - Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 3 Tahun 2010, tentang arah kiblat Masjid di Indonesia ternyata keliru. Draft fatwa yang salah itu menyebut: letak geografis Indonesia berada di bagian timur Makkah. Maka, dengan demikian arah kiblat masjid hendaknya menghadap tepat ke arah barat.

" Namun setelah melalui kajian bersama beberapa pakar ilmu falak dan astronomi, arah yang ditentukan MUI justru menghadap ke Afrika, Somalia Selatan, Kenya dan Tanzania" kata Sopar RA, Ketua Komisi Fatwa MUI Pusat dalam Seminar Arah Kiblat dan Penentuan Waktu Salat di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Selasa (13/7).

Karena keliru, majelis ulama melakukan kajian ulang. Hasilnya ternyata berbeda. Arah kiblat masjid yang benar adalah menghadap ke barat laut dengan kemiringan yang bervariasi, sesuai dengan letak geografis. Pertimbangannya, ternyata secara geografis letak Indonesia tidak persis berada di sebelah timur Makkah.
MUI, kata Sopar, sudah merevisi draft itu. Namun belum disebar ke masyarakat. Dalam waktu dekat, setelah direvisi, draft itu akan segera ditandatangani ketua, dan segera di sebarkan ke tengah masyarakat. Sayangnya, Sopar tak bisa menyebut tanggal pasti, kapan revisi itu di sebarkan ke Masyarakat. Ia hanya mengatakan,"revisi segera kami rilis," ujarnya.

Sopar juga menambahkan, melencengnya arah kiblat tidak dipengaruhi oleh pergeseran lempeng bumi akibat gempa. Alasanya, rentang pergeseran antara Indonesia dengan titik kiblat itu sebesar 140 centimeter. Jika pergeseran hanya 7 sentimeter itu tidak ada artinya."Jadi butuh waktu bertahun-tahun untuk bisa bergeser sesuai rentang itu," kata dia.

Thomas Jamaludin, Peneliti dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) membenarkan itu. Dia mengatakan, dari kacamata ahli astronomi metode pengukuran itu dibenarkan. Pergeseran hanya terjadi di bangunan masjid saja."Karena itu, yang harus dirubah hanya arah pada saat solat," kata dia.

MUHAMMAD TAUFIK
http://www.tempointeraktif.com/hg/kesra ... 65,id.html

Komentar (26)

Kiblat menghadap salah arah, mungkin ini yang sering membawa bencana di Indonesia, bukan negara Arab yang dituju, malah negara Afrika yang penuh gejolak yang di sembah, apalagi Somalia yang terkenal akan Bajak Lautnya. Sebenarnya Tuhan itu ada dalam hati, ke arah mana kamu berdoa, pasti di dengar. Jangankan hanya doa, Tuhan Maha Besar, Dia bisa menciptakan Alam beserta isinya, masak tidak bisa mendengar doa kalian. Yang penting dalam perbuatan kita harus baik, penuh kasih, dan suka menolong, itu lebih baik daripada hanya mencari arah. Mudah-mudahan Bapak yang di MUI belajar lebih baik. Fatwa kiblat mungkin lebih bermutu daripada fatwa valentine,bye

NELSON M, 13/07/2010 20:41:49 WIB
Mungkin sudah saatnyi MUI ataupun organisasi Islam lainnya berhenti mengeluarkan Fatwa-fatwa. Sampikan sajalah Alquran dan Hadis-hadis shahih yang seharusnya kita pegang kuat selama di Dunia ini, dengan demikian umat bisa menentukan mana yang salah dan mana yang benar.
Wassalam

SAIFULLAH HASAN, 13/07/2010 20:22:49 WIB
FATWA DI PERJUAL BELIKAN!!!!

WONG EDAN, 13/07/2010 20:03:47 WIB
Kenapa MUI bisa salah? Mengapa tidak melibatkan Pakar pakar terkait dalam menentukan Kiblat, dan mengapa sekarang baru dilakukan? Waktu saya membeli sajadah di Mekah ada kompasnya, semula saya kira kompas biasa. Setelah saya baca petunjuknya ternyata dapat menunjukkan arah kiblat yang tepat dari kota kota diseluruh dunia termasuk di Indonesia.
Untuk kota Makassar 320 derajat Barat ke Utara, dan setelah saya coba di beberapa mesjid ternyata sesuai.

H.Z.SJAM ARIZAL., 13/07/2010 20:01:10 WIB
Lah.. bumi kan bulat toh..?
Harusnya arah makkah di saudi arabia yang BENAR BENAR TEPAT adalah menghadap barat laut secara horizontal dan sekitar 62 derajat ke bawah. Sehingga pas sujud kaki harusnya 'ke atas' supaya BENAR BENAR TEPAT.
Silahkan cek di google earth...

JIM HUIS, 13/07/2010 19:45:38 WIB
Jangan panik, jangan marah, apalagi mengumpat itu tidak baik. Kewajiban kita adalah beribadah dengan ikhlas, soal arah kiblat yang salah, Allah itu maha segala-galanya, dan Dia maha tahu siapa yang ibadahnya diterima atau sebaliknya, dan siapa yang berhak menerima pahala atas ibadah yang dilakukan ummat-Nya.

MBAH SURIP, 13/07/2010 19:09:42 WIB
allah lebih tahu siapa yang berhak mendapakan pahala atas ibadah yang dilaksanakannya, tugas manusia hanya beribadah, urusan di terima tidak nya urusan ALLAH SWT,

CAH KUDUS, 13/07/2010 18:19:03 WIB
Yah,dasar tolol kok diikuti emangnya Tuhan itu cuma diarah barat,Tuhan itu ada dimana yang Dia mau bukan di Mekah al munawaroh jadi selama berabad2 umat islam dibohongi aja sama MUI

MUH SYAFRUDDIN, 13/07/2010 18:10:59 WIB
jangan sampai salah ngadep ke rumah cut tari,..nggak khusu..ntar sholatnya..huehueheue

KIBLAT, 13/07/2010 18:03:12 WIB
Waduh gak usah bingung arahnya kemana, kalau memang dulunya salah ya pastinya ALLAH memaklumi, ALLAH itu pengampun, semua tergantung niatan kita, ya... kalau salah mari kita benarkan jangan saling menyalahkan, manusia tidak sempurna karena kesempurnaan hanya punya ALLAH SWT.

ANITA, 13/07/2010 17:54:33 WIB
Hah???? Di mana orang pinter yang ahli peta selama ini. Kebayang nggak mereka yang gak diterima shalatnya karena salah arah. Ayo brli HP ber-GPS, jadi bisa jadi patokan ke mana kita menghadap (itu juga kaliiiii!!!). Cari koordinat Masjidil Haram, terus keker dari tempat kita, 'kan ketahuan arahnya. Itu juga barangkali. Jangan inget beli HP yang bisa muter video porno aja. Bertobat dikit, beli HP ber-GPS.

KI HARDI, 13/07/2010 17:44:05 WIB
MUI mestiny mikir tanggung jawab kelak di akherat,bukan bikin kepercayaan masyarakat melarat... MUI,DEPAG dan instansi yang terkait tolong ingat bahwa HUKUM ALLAH S.W.T begitu pedih... dosa kalian hampir tak terampunkan,segeralah bertoubat... koruptor di bagian calon jema`ah haji indonesia kalian lupakan .. dosa itu sangat besar.....

SYAIKHUL ASGAF, 13/07/2010 17:17:43 WIB
he he he ... kok baru sadar sekarang ye MUI nya ... imamnye aje salah ngadep udah pasti ummatnya juga salah ngadep .. pantesan ni negara kaga pernah barokah ...

NO INCUMBENT, 13/07/2010 16:51:17 WIB
arah kiblat jelas ke mekkah, tapi tepatnya posisi bisa jadi salah.
khusyu nggak nya shalat kagak ngaruh kaleeee...tanya aja ama diri sendiri... khusyu nggak nya or diterima nggak nya shalat n doa kita kan urusan kita sama Allah, bukan ditentuin MUI. plis deh..
jangan buruk rupa cermin dibelah...

KANIA, 13/07/2010 16:36:57 WIB
sebaiknya dipelajari lg deh kitab suci nya yang benar...kok jadi kayak main2an nih beribadah...gila yah,jadi selama ini lo-lo pade berdoa ke siapa arahnya??? masa ada yg bilang arahnya gak penting, yg ptg itu niatnya..ya ela..mending jgn buat arah kiblat kl gitu..dasar ***

MALAYSIA, 13/07/2010 16:15:45 WIB
MUI harusnya lebih fokus ke nasib para jemaah haji yang setiap tahun diperes-pungli oleh dirjen haji-kemenag hingga 100an milyar. Lihat tu temuan KPK & ICW. Diem aja tu ga tau or ikut nikmati sih ??

PARJIMIN, 13/07/2010 16:01:40 WIB
Doa Musim Indonesia berabad-abad doanya jadi mubajir?

JELOME ABADI, 13/07/2010 15:12:07 WIB
serahkan saja pada allah yang penting niatnya menghadap kiblat, khusukan shalatnya karena allah, bukan karena yang lain.-

SYAMSUL, 13/07/2010 14:54:08 WIB
gimana mao sholat khusyu', lah wong arah'e ae ngawur.. hahahahahahahahaha....

KAHFI, 13/07/2010 14:47:01 WIB
anggota MUI itu jg manusia sering berbuat 'kesalahan' yg fatal

MIGDAL., 13/07/2010 14:44:17 WIB
Yang terpenting bukan arahnya, tetapi tujuanya, niatnya sholat, kalau arahnya benar tetapi tujuan dan niatnya salah buat apa.
Jaman modern begini kok masih mempersalahkan arah kiblat

SUHNDI, 13/07/2010 14:44:01 WIB
kayaknya udah ada tokoh yang sejak 1 abad lalu mengubah arah kiblat...........kok MUI baru respek sekaraaaang?? gara-gara bersifat politik atau gimanaaa????

PEDULI AJA, 13/07/2010 14:43:15 WIB
Tidak heran banyak bencana dan doa tak terkabul..karena shalatnya saja mengarah ke Gunung Kilimanjaro..bukan ke Mekkah.. itu namanya, SMS (Shalat MuSlim) tidak terkirim!!!

ANAZ, 13/07/2010 14:30:32 WIB
Salam,
Aneh memang, yang namanya ulama itu ahli ilmu.. tapi kok udah tahun 2010 begini masih ga ngerti geografi mekkah ada dimana, indonesia ada dimana.. TERLALU!
Sya saja sejak SMP (20 tahun lalu) udah ngerti bahwa kiblat itu ditentukan dari posisi shalat ke arah Ka'bah di Mekkah yang derajatnya bervariasi.
Saran saya, anggota MUI diseleksi dari ulama yang mengerti multidisiplin ilmu..karena definisi ulama itu bukan hanya pandai nahwu sharaf, fiqih, dan cabang ilmu agama lainnya. Sekian terima kasih, wassalam!

ANAZ, 13/07/2010 14:26:32 WIB
Ass..Wah setingkat Kyai dan ulama besar aja salah, makanya pak kyai yg ad adi MUI jgn saja ngurus sertifikat Halal dan ikut2an bisnis ibadah Haji...makanya jangan gampang keluarin fatwa dll...wass

NAUFAL JABBAR, 13/07/2010 14:26:00 WIB
yaaa ampyuunn... slama ini ngapain aja yah MUI nya.... 5 kali sehari kita sholat menghadap ke arah yg salah gitu?... Wassalaaammmmm...

MUTIA, 13/07/2010 14:24:37 WIB
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: MUI Akui Fatwa Arah Kiblat Keliru

Postby Sabilla » Wed Jul 14, 2010 12:12 am

Pelurusan Arah Kiblat Tak Harus Rombak Masjid
Selasa, 13 Juli 2010 | 16:02 WIB
Image
Sejumlah jamaah sedang menunaikan shalat di Masjid. Tempo/Panca Syurkani


TEMPO Interaktif, Jombang - Majelis Ulama Indonesia meminta pengurus Masjid di Indonesia mengubah arah kiblat Masjid yang sesuai dengan draf revisi fatwa yang sebentar lagi diluncurkan. Pelurusan arah kiblat, tak harus dengan merombak bangunan masjid.

"Caranya cukup dengan membuat garis salat yang disesuaikan dengan arah kiblat yang benar. Saya harap masyarakat menyesuaikan" kata Sopar RA, Ketua Komisi Fatwa MUI Pusat dalam Seminar Nasional Arah Kiblat dan Penentuan Waktu Salat di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Selasa (13/07).

Sopar juga menegaskan, arah kiblat yang benar adalah salah satu rukun sholat. Jika bagi orang yang sadar rukun itu tak terpenuhi-arah kiblat keliru, maka salatnya tidak sah. Sayangnya, Sopar tak bisa menyebut tanggal pasti, kapan revisi itu di sebarkan ke masyarakat. Ia hanya mengatakan,"Revisi segera kami rilis," ucapnya.

Sebelumnya, Sopar mengakui, fatwa MUI Nomor 3 Tahun 2010, tentang arah kiblat masjid di Indonesia sempat keliru. Namun draft yang keliru itu belum disebar ke masyarakat."Kami akui fatwa itu keliru, tapi kemarin sudah direvisi," kata dia. Dalam waktu dekat, draf revisi itu akan segera ditandatangani ketua, dan segera di sebarkan ke tengah masyarakat.


Dijelaskan, dalam draf fatwa yang salah MUI menyebut; letak geografis Indonesia berada di bagian Timur Makkah. Maka, dengan demikian arah kiblat masjid hendaknya menghadap tepat ke arah barat. Namun, setelah melalui kajian bersama beberapa pakar ilmu falak dan astronomi, arah yang ditentukan MUI itu justru menghadap ke Afrika, Somalia Selatan, Kenya, dan Tanzania.

Karena keliru, majelis ulama melakukan kajian ulang. Hasilnya ternyata berbeda. Arah kiblat masjid yang benar adalah menghadap ke barat laut dengan kemiringan yang bervariasi, sesuai dengan letak geografis. Pertimbanganya, ternyata secara geografis letak Indonesia tidak persis berada di sebelah timur Makkah.

Sopar juga menambahkan, melencengnya arah kiblat tidak dipengaruhi oleh pergeseran lempeng bumi akibat gempa. Alasanya, rentang pergeseran antara Indonesia dengan titik kiblat itu sebesar 140 sentimeter. Jika pergeseran hanya 7 centimeter itu tidak ada artinya."Jadi butuh waktu bertahun-tahun untuk bisa bergeser sesuai rentang itu," kata dia.

MUHAMMAD TAUFIK
http://www.tempointeraktif.com/hg/kesra ... 83,id.html
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: MUI Akui Fatwa Arah Kiblat Keliru

Postby Bigman » Wed Jul 14, 2010 12:29 am

UuWoouw, mabok dah jadi moslem!

Ngurusin ugama mulu, non moslem udah Pulang/Pergi keluar angkasa,
moslem maseh ngitungin gicu2an, mabrur mendingan dari ugama islam!
Ape bisa moslem lebih maju daripada non moslem???
:lol:
User avatar
Bigman
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3183
Joined: Sat Jan 03, 2009 8:19 pm

Re: MUI Akui Fatwa Arah Kiblat Keliru

Postby kapirun » Wed Jul 14, 2010 11:38 am

hahaha...ternyata islam yang paling doyan revisi sana sini yak..
si alloh ntu dr kmrn kmne aje lu..!!
kapirun
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 653
Joined: Mon Aug 27, 2007 9:05 pm
Location: Surga tanpa bidadari

Re: MUI Akui Fatwa Arah Kiblat Keliru

Postby robint » Wed Jul 14, 2010 6:17 pm

jadi selama ini nyembah orang afrika toh... :rolling:
robint
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2190
Joined: Sat Jun 21, 2008 10:52 pm

Re: MUI Akui Fatwa Arah Kiblat Keliru

Postby kimi07 » Wed Jul 14, 2010 8:12 pm

Islam tidak pernah berhenti jadi bahan tertawaan.
klo gw ajdi MUI gw akan fatwakan wajib liat GPS dolo sebelum sholat dimanapun. di jamin kesalahan akan lebih di minimalkan.
User avatar
kimi07
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2287
Joined: Fri Dec 07, 2007 7:59 pm
Location: in the Father's Heart

Re: MUI Akui Fatwa Arah Kiblat Keliru

Postby Bigman » Wed Jul 14, 2010 8:33 pm

Hallo Bro Kimi07, kemane aje ente, sering2 nulis dong, trim's.

GPS moslem ngga bisa bikin, semua GPS bikinan non moslem,
dari ujung rambut ampe keujung kaki ntuh GPS bikinan non moslem.

GPS ngga bisa dipake didalem mesjid, kepaksa nyembah kaabah-nya dipelataran mesjid!

Reffoot dah nyang masih berugama eslam,
mabrur lebih cepat lebih baek!
:lol:
User avatar
Bigman
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3183
Joined: Sat Jan 03, 2009 8:19 pm

Re: MUI Akui Fatwa Arah Kiblat Keliru

Postby Sabilla » Fri Jul 16, 2010 12:24 am

NU Bekasi Himbau Pengurus Masjid Luruskan Arah Kiblat
Rabu, 14 Juli 2010 | 12:44 WIB
Image
Suasana menjelang shalat Subuh di Masjidil Haram, Makkah, Rabu waktu setempat (9/12). Masjidil Haram masih dipadati jamaah, meskipun puncak haji telah berlangsung hampir dua pekan. ANTARA/Maha Eka Swasta


TEMPO Interaktif, Bekasi-Pimpinan Cabang Nahdatul Ulama Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menghimbau seluruh pengurus masjid di wilayah itu meluruskan arah kiblat pada 16 Juli nanti, pukul 16.28 WIB.
Pada waktu tersebut, merupakan yaum rosydul kiblat ke dua di mana matahari berada persis di atas ka'bah. Yaum rosydul kiblat pertama terjadi pada 28 Mei lalu, sekitar pukul 16.17 WIB.
Ketua Pimpinan Cabang NU Kabupaten Bekasi Munir Abas, mengatakan cara meluruskan arah kiblat itu sederhana. Setiap bayangan benda tegak lurus mengarah ke Ka'bah. "Bayangan itu bisa menjadi patokan arah kiblat masjid," kata Munir Abas hari ini.
Menurut Munir, diperkirakan 1.000 lebih masjid, musholah, dan surau di Kabupaten Bekasi serong dari arah kiblat yang sebenarnya. Pada 16 Juli nanti, kata Munir, adalah waktu yang tepat meluruskan arah kiblat tempat ibadah umat Islam tersebut.
HAMLUDDIN
http://www.tempointeraktif.com/hg/jakar ... 04,id.html
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: MUI Akui Fatwa Arah Kiblat Keliru

Postby Sabilla » Fri Jul 16, 2010 12:27 am

Nasional
Gus Solah: Arah Kiblat Harus Dikaji Bersama
Kamis, 15 Juli 2010 - 17:07 wib
Burhanuddin - Okezone
Image
Ilustrasi

JAKARTA - Pimpinan Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur KH Solahudin Wahid (Gus Solah) meminta agar perubahan arah kiblat seperti termaktub dalam fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), harus dikaji bersama.

Menurut adik kandung almarhum KH Abdurrahman Wahid ini, keputusan MUI soal fatwa perubahan arah kiblat dari barat ke barat daya memang dibicarakan dalam sebuah seminar di Tembiring, Demak, Jawa Tengah.

“Di situ sudah dikaji bersama. Yang pasti harus disesuaikan dengan ilmu dan hukumnya. Kenapa pertama ke barat lalu barat laut,” katanya dalam acara bedah buku Dari Kiayi Kampung ke NU Miring, di kantor Pusat Studi Islam dan Kenegeraan (PSIK), Komleks liga Mas Kav 3 C, Pancoran, Jakarta, Kamis (15/7/2010).Jangan ketinggalan berita tentang Piala Dunia 2010, hanya di Okezone.com

Menurut Gus Solah, penetapan MUI soal kiblat ini perlu dikaji dengan ilmu yang berkaitan dengan penetapan arah kiblat serta disesuaikan dengan hukum yang ada dalam Al-Quran dan hadis.

“Bagi yang mau bangun masjid sekarang, sebaiknya diatur. Kalau (masjid) yang sudah ada, tergantung dengan pengurus masjidnya apakah mau dirombak atau hanya diubah safnya saja,” terangnya.

Selain Gus Solah, hadir dalam bedah buku tersebut pengamat politik Yudi Latief, KH Solahhudin Wahid, Ahmad Thohari, dan Edy Mujayyat.(ded)
http://news.okezone.com/read/2010/07/15 ... ji-bersama
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: MUI Akui Fatwa Arah Kiblat Keliru

Postby Sabilla » Fri Jul 16, 2010 12:28 am

Umat Muslim Dianjurkan Perbarui Pengukuran Arah Kiblat
Kamis, 15 Juli 2010 | 16:08 WIB


TEMPO Interaktif, Semarang - Pakar ilmu falak Institut Agama Islam Negeri Walisongo Semarang yang juga anggota Badan Hisab Rukyat Kementerian Agama Republik Indonesia, Slamet Hambali mengimbau kepada masyarakat muslim, khususnya pengurus masjid dan musala untuk kembali mengukur arah kiblat salat pada Jumat (16/7) pukul 16.27 atau 16.28 WIB.

Imbauan ini disampaikan mengingat pada saat itu merupakan cara yang paling mudah untuk mengukur arah kiblat (Kabah). "Alangkah lebih baik jika saat menjalnakan shalat, badannya menghadap tepat ke arah kiblat sebagaimana tuntuntunan Al Quran," ujarnya kepada Tempo, Kamis (15/7).

Pada 16 Juli pukul 16.27- 16.28 WIB, merupakan petunjuk kiblat global, di mana posisi Matahari tepat di atas Kabah dan separuh muka Bumi bisa melihat Matahari. Pada posisi ini, untuk menentukan arah kiblat tidak perlu menggunakan ilmu falak atau astronomi. Cukup dengan mendirikan sesuatu benda di bawah sinar Matahari. Bayang yang muncul dari benda adalah arah kiblat yang tepat. "Masyarakat awam pun bisa melakukannya," kata Slamet.

Posisi ini, lanjut dia, juga terjadi pada hari ini (15/7) dengan waktu yang sama. Saat dihubungi, Slamet sedang melakukan pengukuran arah kiblat di Masjid Agung Demak. Dalam setiap tahun, posisi serupa juga terjadi, hanya tanggal dan bulannya yang berbeda-beda.

Ahmad Daroji, salah satu Ketua Majelis Ulama Indonesia Jawa Tengah juga menganjurkan hal serupa. Hanya saja, dia lebih menganjurkan hal ini kepada para pengurus masjid dan musala guna menentukan arah kiblat di masjid dan musala masing-masing. "Idealnya memang semua muslim melakukan hal serupa, namun bagi masyarakat awam, tidak perlu dipaksakan," ujarnya.

Arah kiblat menjadi perbincangan setelah Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan fatwa Nomor 3/2010 yang menyebutkan arah kiblat sholat orang Indonesia cukup menghadap ke Barat. Belakangan, fatwa tersebut direvisi dengan menyebutkan arah kiblat Indonesia adalah menghadap ke Barat dengan sedikit menyerong ke arah Barat Laut.

Sohirin
http://www.tempointeraktif.com/hg/jogja ... 66,id.html
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: MUI Akui Fatwa Arah Kiblat Keliru

Postby Sabilla » Fri Jul 16, 2010 12:30 am

Mari Mengecek Kembali Arah Kiblat
• Oleh : Muhammad Arif Fadhillah Lubis, SHI, MSI

“Dan dari mana saja kamu keluar (datang), maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram, sesungguhnya ketentuan itu benar-benar sesuatu yang hak dari Tuhanmu. Dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan.” (QS al-Baqarah (2): ayat 149).

“Dan dari mana saja kamu (keluar), maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu (sekalian) berada, maka palingkanlah wajahmu ke arahnya, agar tidak ada hujjah bagi manusia atas kamu, kecuali orang-orang yang zalim diantara mereka. Maka janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku (saja). Dan agar Ku-sempurnakan nikmatKu atasmu, dan supaya kamu mendapat petunjuk.” (QS al-Baqarah (2): 150)

“Bila kamu hendak shalat maka sempurnakanlah wudlu lalu menghadap kiblat kemudian bertakbirlah” (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah) “Baitullah adalah kiblat bagi orang-orang di Masjidil Haram. Masjidil Haram adalah kiblat bagi orang-orang penduduk Tanah Haram (Mekah). Dan Tanah Haram adalah kiblat bagi semua umatku di Bumi, baik di barat ataupun di timur” (HR. Al-Baihaqi dari Abu Hurairah)

Ayat-ayat Al Quran dan hadis di atas merupakan dalil syar’i tentang keharusan menghadap kiblat bagi orang yang melakukan shalat. Dalam wacana fikih Islam, pada dasarnya menghadap kiblat dalam shalat merupakan syarat sahnya shalat, yang tidak dapat ditawar-tawar lagi kecuali bagi mereka yang shalat sunat di atas kendaraan.

Demikian menurut Prof. Suksinan Azhari, dosen Ilmu Falak Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, lebih lanjut menurutnya, hal ini didasarkan dari hadis Nabi riwayat Bukhari dari Jabir bin Abdullah dan juga menurut Imam Muslim, Tirmidzi dan Ahmad yang menyatakan bahwa Nabi Muhammad mengerjakan shalat sunat di atas kendaraannya, ketika dalam perjalanan dari Mekah menuju Madinah.

Pada waktu itulah turun firman Allah surah Al-Baqarah ayat 115: “Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui.”

Dari dalil-dalil naqli di atas tampak jelaslah bahwa menghadap kiblat dalam shalat merupakan suatu keharusan, sehingga dalam fikih, menghadap kiblat pada waktu shalat merupakan syarat sahnya shalat. Ini berarti bahwa tidak sah shalat seseorang jika tidak menghadap kiblat, terkecuali dalam keadaan hal tersebut di atas.

Oleh karena pentingnya menghadap kiblat tersebut, maka ada keharusan bagi kaum muslim untuk mempelajari bagaimana menentukan arah kiblat dalam shalat. Persoalan kemudian bagaimana menentukan arah kiblat tersebut?

Menentukan arah kiblat merupakan salah satu pokok pembahasan dalam ilmu falak, yaitu ilmu pengetahuan yang mempelajari lintasan benda-benda langit, seperti matahari, bulan, bintang dan benda langit lainnya, dengan tujuan untuk mengetahui posisi dari benda-benda langit itu serta kedudukannya dari benda-benda langit lain. Demikian defenisi Ilmu Falak dalam buku Almanak Hisab Rukyat terbitan Badan Hisab Rukyat Departemen Agama Republik Indonesia.

Lebih jauh, dalam kajian Ilmu Falak untuk menentukan arah kiblat metode yang banyak digunakan selama ini adalah dengan menggunakan rumus-rumus segitiga bola. Dosen Fisika Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Dimsiki Hadi menjelaskan bahwa dalam menggunakan rumus segitiga bola, ditentukan bahwa salah satu titik sudut segitiga bola tersebut adalah lokasi kota Mekah (Ka’bah), titik sudut yang kedua adalah lokasi tempat yang hendak ditentukan arah kiblatnya dan titik sudut ketiga adalah kutub utara.

Arah kiblat bisa ditentukan dengan menggunakan rumus: Cotan B = sin a cotan b: sin C - cos a cotan C. Sebelum menggunakan rumus di atas terlebih dulu harus diketahui data-data terkait seperti Lintang Ka’bah = 21° 25’ 25” LU, bujur Ka’bah = 39° 49’ 39” BT dan data terkait lainnya. Untuk menyelesaikan rumus tersebut diperlukan bantuan scientific calculator.

Dan perlu diperhatikan dalam penentuan arah kiblat di suatu tempat perlu ketelitian yang sangat tinggi. Sebab kesalahan sebesar 0,1° saja dari arah sebenarnya, maka untuk suatu tempat yang jaraknya 1.000 km dari kota Mekah akan melenceng kira-kira 1,75 km. Demikian penjelasan Dimsiki Hadi dalam bukunya, Penerapan Ilmu Pengetahuan (Sains) dalam Peribadatan, terbitan Prima Pustaka Yogyakarta.

Tentu saja dengan menggunakan rumusan di atas hanya bisa dilakukan oleh sebagian orang yang mempunyai kemampuan menerapkannya. Lalu bagaimana cara yang mudah untuk mengetahui secara tepat arah kiblat bagi masyarakat awam yang kesulitan memahami dan menerapkan rumus segitiga bola tersebut?

Cara termudah untuk mengetahui secara tepat arah kiblat adalah dengan mengetahui kapan terjadinya yaumu rashdil kiblat. Yaumu rashdil kiblat didefenisikan oleh kepala Sub Direktorat Pembinaan Syari’ah, Ditjen Bimas Islam Departemen Agama Indonesia yang juga dosen Fakultas Syari’ah Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Muhyiddin Khazin, sebagai suatu hari yang dapat digunakan untuk menetapkan, meluruskan, atau pengecekan kembali arah kiblat, karena pada hari itu posisi matahari ketika berkulminasi di atas kota Mekah. Maka sudut deklinasi sinar matahari pada hari itu adalah sama dengan garis lintang kota tersebut.

Pada saat matahari kulminasi di atas kota Mekah, pada saat-saat itu maka arah bayangan horizontal dari sebuah bayang vertikal adalah sama dengan arah kiblat. Dengan ungkapan lain, pada saat posisi matahari berada tepat di atas Ka’bah, maka semua bayangan benda yang berdiri tegak di permukaan bumi, yang terkena cahaya matahari saat itu menunjukkan arah kiblat.

Lalu kapankah saat matahari kulminasi di atas kota Mekah untuk wilayah Waktu Indonesia bagian Barat? Dalam setiap tahun akan ditemukan dua kali posisi matahari di atas Ka’bah, yaitu pada setiap tanggal 28 Mei dan 16 Juli. Untuk wilayah Waktu Indonesia bagian Barat, Muhyiddin Khazin dalam bukunya 99 Tanya Jawab Masalah Hisab dan Rukyat menetapkan bahwa matahari berkulminasi tepat di atas Ka’bah untuk wilayah Waktu Indonesia Barat adalah pada tiap tanggal 28 Mei pada jam 16:17:56 WIB dan tanggal 16 Juli pada jam 16:26:43 WIB.

Oleh karena itu, pada tiap tahunnya, setiap tanggal 28 Mei pada jam 16:17:56 WIB dan tanggal 16 Juli pada jam 16:26:43 WIB kita dapat mengecek arah kiblat dengan mengandalkan bayangan matahari yang tengah berada di atas Ka’bah. Jadi pada waktu-waktu tersebut, yakni pada tiap tanggal 28 Mei pada jam 16:17:56 WIB dan tanggal 16 Juli pada jam 16:26:43 WIB, semua semua bayangan benda yang berdiri tegak di permukaan bumi, yang terkena cahaya matahari saat itu menunjukkan arah kiblat, karena matahari pada saat itu tepat di atas Ka’bah.

Oleh karena itu, pada waktu-waktu itu baik sekali dan mudah bagi kita untuk menentukan atau mengecek kembali arah kiblat di masjid-masjid, mushala-mushala, langgar-langgar, kantor-kantor ataupun di rumah kita sendiri. Tanpa terkecuali untuk daerah Sumatera Utara dan Nanggroe Aceh Darussalam. Mari kita cek kembali arah kiblat tempat dimana kita sekarang berada!!! Mudah-mudahan bermanfaat!!! Wa Allahu a’lam bi as-SAWab.

* Penulis adalah Peneliti Sosial Keagamaan, alumnus Program Studi Magister Studi Islam konsentrasi Islamic Research Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. Sekarang sebagai Dosen di Politeknik Negeri Medan. Mahasiswa dari Alm. Drs. Abdur Rachim (Ahli Ilmu Falak Indonesia).
http://www.analisadaily.com/index.php?o ... Itemid=134
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: MUI Akui Fatwa Arah Kiblat Keliru

Postby Sabilla » Fri Jul 16, 2010 12:36 am

Pesantren Tebu Ireng Bahas Pergeseran Arah Kiblat
Senin, 05 Juli 2010 | 12:58 WIB
Image
Ka'bah menjadi kiblat umat Muslim di dunia dan tiap tahun jutaan manusia menunaikan ibadah haji sebagai rukum kelima. AP| Hassan Ammar

TEMPO Interaktif, Jombang - Pondok Pesantren Sebalak-Tebuireng, Jombang, Jawa Timur akan melakukan kajian tentang arah kiblat yang benar. Hal ini untuk mencari solusi atas kesimpangsiuran kabar melencengnya arah kiblat masjid di Indonesia, yang diduga disebabkan gempa.

“Ini untuk menjawab keresahan ummat. Rumusan kajian ini akan kami sebarkan ke masyarakat melalui organisasi keagamaan, mulai Nahdhatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah,” kata Imam Subkhi, Ketua Panitia Acara kajian arah kiblat dan jadwal waktu sholat, yang bertajuk “Semiloka Nasional Pembahasan Arah Kiblat dan Jadwal Waktu Sholat”, Senin (05/07).

Kajian ini akan digelar mulai 12 hingga 14 Juni 2010 nanti. Kajian melibatkan beberapa elemen organisasi keagamaan, di antaranya 17 pondok pesantren, perwakilan NU dan Muhammadiyah, akademisi dari perguruan tinggi Islam, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum.

Bermula dari berbedaan pendapat antara beberapa ahli geologi yang membenarkan melencengnya arah kiblat ini. Gempa di beberapa lokasi membuat lempengan bumi bergeser, hingga mempengaruhi arah kiblat masjid. Lempeng bumi, kata dia, bergeser sepanjang 7 senti meter setiap tahun. Hal itu jelas berpengaruh pada posisi kiblat.

Padahal, salah rukun sholat adalah menghadap kiblat. Jika kiblat ini sudah tidak lurus lagi, keabsahan shalat ummat Islam di Indonesia patut dipertanyakan.

Namun, wacana dari para ahli geologi itu dibantah Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). Kata Imam, LAPAN menganggap kajian itu tak berdasar karena belum melalui proses kajian secara ilmiah. “Kesimpang siuran itulah yang membingungkan masyarakat,” kata dia.

MUHAMMAD TAUFIK
http://www.tempointeraktif.com/hg/kesra ... 21,id.html

Topik :
Hukum Islam
Komentar (1)

Jika arah qiblat bergeser karena pergeseran lempeng bumi & gempa, timbul pertanyaan saya yang sederhana:
1) Apakah batas pekarangan rumah anda dengan tetangga rumah juga bergeser?
2) Arah qiblat bergeser, karena lempeng bumi & gempa setiap tahun bergeser 7 CM kenapa letak Indonesia tidak diubah-ubah terhadap Negara lain?
3) Apakah arah penerbangan juga bergeser juga?


Inilah kebodohan yang digembor-gemborkan oleh orang-orang Nasrani & Yahudi yang merusak Islam lewat Umat Islam itu sendiri.
Ingatlah Allah yg menciptakan Arah Barat & Timur, Utara & selatan dengan arah yang nyata.

Yadi, 05/07/2010 12:03:25 wib


:stun:
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: MUI Akui Fatwa Arah Kiblat Keliru

Postby Topsy KreeT » Fri Jul 16, 2010 4:30 pm

Inilah kebodohan yang digembor-gemborkan oleh orang-orang Nasrani & Yahudi yang merusak Islam lewat Umat Islam itu sendiri.Ingatlah Allah yg menciptakan Arah Barat & Timur, Utara & selatan dengan arah yang nyata.

Makin lucu aja muslim-muslim zaman sekarang.
User avatar
Topsy KreeT
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2103
Images: 4
Joined: Tue Sep 22, 2009 8:32 pm
Location: Somewhere Far Away

Re: MUI Akui Fatwa Arah Kiblat Keliru

Postby Sabilla » Fri Jul 16, 2010 7:32 pm

Kiblat
MUI: Tidak Ada Perubahan Arah Kiblat
Jumat, 16 Juli 2010 | 13:04 WIB
Image
Kompas/Iwan Setiyawan
Menghadap kiblat

JAKARTA, KOMPAS.com — Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan bahwa tidak terjadi perubahan arah kiblat seperti wacana yang beredar di masyarakat. Menurut Sekretaris Komisi Fatwa MUI Hasanuddin, pihaknya hanya menyempurnakan fatwa mengenai arah kiblat yang sebelumnya dinilai multitafsir.

"Mau miring ke kanan, ke kiri,
yang penting ke barat."


Hal tersebut disampaikan Hasanuddin di Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (16/7/2010). Menurut Hasanuddin, sebelumnya MUI mengeluarkan fatwa pada 3 Februari yang mengatakan bahwa arah kiblat adalah menghadap ke barat. "Mau miring ke kanan, ke kiri, yang penting ke barat," katanya.

Namun, fatwa tersebut mendapat respons dari masyarakat, khususnya golongan syafii, yang menilai bahwa MUI tidak tepat karena seharusnya kiblat menghadap ke barat laut. Oleh karena itulah, fatwa arah kiblat pada 3 Februari ditinjau kembali sehingga dikeluarkanlah fatwa No 5 tanggal 1 Agustus yang mengakomodasi pendapat lain dari masyarakat.

"Poin 1 dan 2 (fatwa 3 Februari dan 1 Agustus) sama. Hanya, di poin terakhir, kiblat umat Islam Indonesia adalah menghadap ke barat laut dengan posisi kemiringan bervariasi sesuai dengan posisi kawasan masing-masing," kata Hasanuddin. "Ini sejalan dengan paham yang selama ini berkembang di Indonesia. Kita hanya memberikan pedoman saja," ujarnya.

Fatwa No 5 tanggal 1 Agustus mengenai arah kiblat tersebut menyebutkan tiga poin. Pertama, arah kiblat bagi orang yang dapat melihat Kabah adalah ke arah bangunan Kabah. Kedua, jika tidak dapat melihat Kabah, arahnya sesuai dengan arah berdirinya Kabah. Dan ketiga, karena posisi Indonesia ada di sebelah timur Kabah, kiblat bagi orang Indonesia adalah menghadap barat laut dengan kemiringan bervariasai sesuai dengan posisi kawasan masing-masing.

Dengan kedua fatwa tentang kiblat tersebut, MUI memberikan keleluasan kepada umat Islam dalam menentukan arah kiblat. "Hanya memberikan kemudahan, tidak ada yang salah. Mau lurus ke barat boleh, sedikit miring ke barat laut juga boleh," tutur Hasanuddin.
http://nasional.kompas.com/read/2010/07 ... rah.Kiblat
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: MUI Akui Fatwa Arah Kiblat Keliru

Postby haji mukmin » Sat Jul 17, 2010 3:17 am

ya....ya....ya.... seenaknye aje seperti biase!! :rolleyes:
User avatar
haji mukmin
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 186
Joined: Mon Jun 28, 2010 4:59 pm

Re: MUI Akui Fatwa Arah Kiblat Keliru

Postby Square » Sat Jul 24, 2010 4:44 am

Saya akui semuanya mengenai Islam itu keliru Image
User avatar
Square
Acuh Tak Acuh
Acuh Tak Acuh
 
Posts: 4
Joined: Sat Jul 24, 2010 4:12 am

Re: MUI Akui Fatwa Arah Kiblat Keliru

Postby robint » Sat Jul 24, 2010 11:08 pm

Islam memang agama aneh... katanya agama sempurna tapi kalo ibadahnya menyeleweng dalam soal kiblat didiamkan saja ...

mana nih FPI si penegak hukum islam.. jangan2 masjid nya orang2 FPI salah arah juga .. jadi mereka bingkem...
robint
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2190
Joined: Sat Jun 21, 2008 10:52 pm


Return to Islam Dalam Gambar Dan Berita Nasional



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users