. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

HUKUM BERJABAT TANGAN DALAM ISLAM

Download Tulisan2 Penting tentang Islam; Website, referensi buku, artikel, latar belakang dll yang menyangkut Islam (Sunni) & Syariah.

HUKUM BERJABAT TANGAN DALAM ISLAM

Postby ali5196 » Tue May 20, 2008 3:58 am

http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... hp?t=23974

HUKUM BERJABAT TANGAN DALAM ISLAM

I. BERJABAT TANGAN SESAMA MUSLIM [lelaki dan lelaki/wanita dan wanita]


Berjabat Tangan = Mushafahah
Berjabat tangan itu merupakan salah satu SUNNAH RASUL HAJI MUHAMMAD SAW. Bahkan si muhammad menyatakan bahwa berjabat tangan itu mampu menghapus dosa bagi kedua pelakunya.

Berikut KUTIPAN selengkapnya :
Diterima dari Qatadah r.a. yang mengatakan, saya berkata kepada Anas bin Malik r.a., “Apakah mushafahah terjadi di kalangan sahabat Rasulullah saw.?” Ia menjawab, “Ya.” (Dikeluarkan oleh Imam Bukhari dalam kitab bahasan mengenai minta izin (6263) bab al-mushafahah –berjabatan tangan).

Diterima dari Anas bin Malik r.a. yang berkata, aku pernah mendengar seseorang berkata kepada Rasulullah saw, “Wahai Rasulullah, jika seseorang bertemu dengan saudaranya atau temannya, apakah ia mesti menundukkan (kepala)?”
“Tidak,” jawab Rasul.
“Ataukah menghormat dan memeluknya?”
“Tidak juga.”
“Apakah memegang tangannya (berjabat tangan)?”
“Ya,” jawab Rasul singkat. (Dikeluarkan oleh Imam Turmudzi dalam kitab bahasan mengenai minta izin (2728) bab tentang mushafahah. Ia mengatakan: ini adalah hadits hasan; Ibn Majah mengeluarkan hadits tersebut dalam kitab bahasan mengenai adab (3702) bab al-mushafahah. Imam Baihaki mengeluarkannya dalam bukunya (VII: 100), dan Imam Ahmad
(III: 198). Albani menilai shahih terhadap hadits ini sebagaimana disebutnya dalam al-shahihah (nomor 150).

Juga diterima dari Anas bin Malik r.a. yang berkata, ketika penduduk Yaman datang, Rasulullah saw. bersabda, “Telah datang kepadamu penduduk Yaman. Mereka adalah orang-orang pertama yang membawa tradisi mushafahah (berjabat tangan).” (Dikeluarkan oleh Imam Abu Dawud dalam bahasan mengenai adab (5213) bab tentang mushafahah. Syaikh Al-’Arnauth mengatakan dalam jami’al ushul (VI: 617): isnad hadits ini shahih.

Diterima dari Al-Barra bin ‘Azib r.a. yang berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Jika dua muslim saling bertemu, lalu saling berjabatan tangan, saling memuji Allah (sama-sama mengucapkan alhamdulillah), serta sama-sama beristighfar (memohon ampunan dosa) kepada Allah, pasti mereka akan diampuni dosanya.” Menurut satu riwayat, Rasulullah saw. bersabda, “Tiada dua muslim yang saling bertemu, lalu mereka saling berjabat tangan kecuali mereka akan diampuni dosanya sebelum mereka berpisah.” (Riwayat pertama dan kedua dikeluarkan oleh Imam Abu Dawud dalam kitab Al-Adab (5211 dan 5212) bab tentang mushafahah; Imam Turmudzi mengeluarkan dalam kitab bahasan mengenai minta izin (2727) bab tentang penjelasan mengenai mushafahah; Ia mengatakan: hasan ini hasan gharib; Ibn Majah mengeluarkannya dalam kitab adab (3703) bab tentang mushafahah; hadits tersebut, sebagaimana dikatakan Syaikh Albani dalam Al-shahihah (II: 47)

II. BERJABAT TANGAN DGN WANITA/BUKAN MUHRIM

HADIST yang dijadikan Acuan :
“Sungguh di tusuknya kepala salah seorang dari kalian dengan jarum besi, lebih baik baginya daripada ia menyentuh wanita yang tidak halal baginya”. (HR Ath-Thabrani)

Dan DEK AISAH menguatkan lagi dengan pernyataan dibawah ini :
“Sesungguhnya aku tidak pernah menjabat tangan wanita”.(HR Thabrani)

Dan dari Aisyah radliAllah SWTu ‘anha, dia berkata: “Dan Demi Allah SWT, sungguh tangan SAW tidak (pernah) menyentuh tangan wanita sama sekali, tetapi beliau membai’at mereka dengan perkataan”.

Dan bahkan dalam Islam, berjabat tangan dengan yang bukan MUHRIMnya dianggap sebagai salah bentuk bentuk ZINA [Zina Tangan].
Look at this dech....:“Kedua mata berzina, kedua tangan berzina, kedua kaki berzina dan kemaluanpun berzina”.(HR Ahmad)


YANG MASUK MUHRIM :
1. Ayah
2. Ibu
3. Kakek
4. Nenek
5. Adik
6. Kakak
7. Suami
8. Istri

YANG BUKAN MUHRIM
1. NON MUSLIM
2. Pacar
3. Kakak Ipar
4. Istri / Suami saudara-saudara Paman/Bibi
5. Orang yang sama sekali tidak memiliki hubungan saudara

Sebagaimana saya tulis diatas , bahwa berjabat tangan dengan BUKAN MUHRIM dinyatakan oleh si Haji Muhammad SAW sebagai salah satu PERBUATAN ZINA dan ini dinilai HARAM.

Berikut ayat yang dijadikan ACUAN :
"Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk"Al-Israa` (17) ayat:32

Di dalam Al Qur'an sendiri disebutkan bahwa "mendekati zina" adalah hal yang dilarang, jelas, yakni segala sesuatu perbuatan yang menyebabkan kita menjadi dekat dengan zina itu.
Perilaku menyimpang yang dianggap mendekati Zina adalah :[1] Bersalaman dengan LAWAN JENIS yang BUKAN MUHRIM,[2] Duduk berduaan ditempat sepi,[3] Memakai pakaian yang terbuka auratnya.

http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 431#339431
Image
Seorang imam yg doyan memungut tunjangan negara dgn tangan kanannya menolak menggunakan tangan tsb utk menjabat tangan Rita Verdonk, menteri imigrasi Belanda.

Dan si imam diledek dgn kartun dibawah ini :

Image
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Thu Jan 22, 2009 3:34 am

Hukum menyambut dan merayakan hari Raya non Muslim
viewtopic.php?f=68&t=4691

Hukum Mengucapkan Selamat Natal
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=9566
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Sun Dec 12, 2010 7:38 pm

ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Dec 20, 2010 6:26 am

ucapan-selamat-natal-haram-t42272/

Ucapan selamat adalah masalah non-ritual, tidak berkaitan dengan ibadah, tapi muamalah. Pada prinsipnya semua tindakan non-ritual adalah dibolehkan, kecuali ada nash ayat atau hadis yang melarang. Hal itu dituturkan Prof. Dr. Sofjan Siregar, MA kepada detikcom, Sabtu (18/12/2010), merujuk isi materi yang disampaikannya dalam pengajian ICMI Eropa bekerjasama dengan pengurus Masjid Nasuha di Rotterdam, Jumat sehari sebelumnya.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Re: HUKUM BERJABAT TANGAN DALAM ISLAM

Postby Pan Kobar » Mon Dec 20, 2010 8:53 am

ali5196 wrote:Image
Seorang imam yg doyan memungut tunjangan negara dgn tangan kanannya menolak menggunakan tangan tsb utk menjabat tangan Rita Verdonk, menteri imigrasi Belanda.

sy jg pernah mengalami hal yg sama sprt Rita Verdonk:
Suatu sore sy bertemu dgn tmn sekerja, wktu itu dia mau solat kami bersapa dan saya mau mnyodorkan tanagn dgn maksud berjabat tangan, tak sdkitpun terbesit dlm hati bhwa jabat tangan sy di tolak, namun itulah kenyataan ia menghindar dan cari alasan bhwa ia buru2 gr2 niat sy mau berjabat tangan, sy jd bengong sendiri. Seoalah2 ia bertemu dgn anjing gila yg kena rabies, dan sejak saat itu saya poin buruk saya thd islam bertambah, bahwa gr2 islam seorang muslim tidak menghargai arti persahabatan yg tulus
ali5196 wrote:Image



sy akan coba menerjemahkan arti kata2 dlm kartuun dgn mesin penterjemah saya
Suhayb Salami geeft vrouwen geen hand=
Suhayb Salami tidak berjabat tangan dgn perempuan

uit respect..............=untuk menghormati............
dit is de hand waarmee ik een uitkering van ongelovige honden aanpak=
ini adalah tangan yang saya manfaatkan sbagai pendekatan dgn anjing kafir
User avatar
Pan Kobar
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 365
Joined: Fri Aug 06, 2010 1:16 pm
Location: Negri Mimpi


Return to Resource Center: Hal2 PENTING ttg Islam (Sunni)



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users